Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/11/2022, 20:45 WIB
Penulis Ulfa Arieza
|

Kenapa Surakarta Disebut Solo?

Lantas, kenapa Surakarta disebut Solo? Bani mengatakan hal tersebut lantaran pusat Keraton Surakarta dipindahkan ke desa bernama Sala. 

Nah, sejarah nama Solo ternyata berasal dari nama Desa Sala. 

“Sebutan masyarakat umum, karena tempat itu namanya Sala, maka sering menyebut Sala,” terangnya. 

Pasar Klewer Kota Solo, Jumat (9/6/2017)M Wismabrata/KOMPAS.com Pasar Klewer Kota Solo, Jumat (9/6/2017)

Bani menjelaskan pelafalan nama Sala seperti huruf sa dan la dalam aksara Jawa. Sayangnya, masyarakat acapkali salah eja, sehingga guna menghindari salah pelafalan tersebut, maka tulisannya diganti dengan Solo, dengan menggunakan huruf O.

“Orang membacanya cenderung menjadi Sala, kemudian diubah tulisannya menjadi Solo. Maksudnya supaya dibaca menjadi Solo, sehingga ditulis Solo,” terangnya. 

Baca juga: Harga Tiket dan Waktu Buka Keraton Surakarta, Jangan Sampai Kecele

Baca juga: Rute dan Harga Wisata Bendi di Alun-alun Selatan Keraton Surakarta

Nama resmi pemerintahan

Meskipun lebih familier dengan nama Solo, namun Bani menyatakan bahwa Surakarta merupakan nama administrasi yang digunakan hingga saat ini. 

Pasar Gede yang berada di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah ini, memiliki letak yang strategis. Solo adalah kota yang telah memperoleh predikat universal health coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan sejak 2018.Fristin Intan/Kompas.com Pasar Gede yang berada di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah ini, memiliki letak yang strategis. Solo adalah kota yang telah memperoleh predikat universal health coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan sejak 2018.

Pernyataan ini diperkuat dengan informasi dari laman situs DPRD Kota Surakarta, bahwa nama Surakarta digunakan dalam kondisi formal atau pemerintahan. 

Sedangkan, nama Solo lebih banyak digunakan dalam percakapan umum. 

“Nama resmi untuk pemerintahan adalah Surakarta, itu resminya yaitu Kotamadya Surakarta,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+