Kompas.com - 10/11/2022, 13:42 WIB

KOMPAS.com - Aplikasi electronic visa on arrival (e-VoA) resmi diluncurkan pada Kamis (10/11/2022).

Acara peresmian aplikasi tersebut dilakukan di Courtyard Nusa Dua, Bali. Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan dan Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej.

Dilansir dari siaran pers Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi Widodo Ekatjahjana menilai bahwa kebijak e-VoA tersebut merupakan kebijakan yang strategis.

Baca juga: WNA Pertama Pengguna e-VOA Tiba di Indonesia, Tidak Perlu Antre

“Penerapan e-VoA diharapkan dapat berkontribusi nyata untuk mendorong masuknya wisatawan mancanegara maupun pebisnis dari seluruh dunia ke Indonesia,” ujar Widodo, dikutip dari siaran pers Dirjen Imigrasi.

Menurutnya, kemudahan dan kecepatan layanan imigrasi dapat meningkatkan antusias masyarakat dunia untuk datang ke Indonesia sehingga menghasilkan dampak positif bagi perekonomian negara.

E-VoA telah lolos uji coba

Sebelum diluncurkan, aplikasi e-VoA sudah dilakukan tahap uji coba yang berlangsung pada 4-9 November 2022. Orang asing pertama yang datang ke Indonesia menggunakan aplikasi ini tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (04/11/2022).

Menurut Widodo, uji coba sistem e-VoA serta metode pembayarannya menggunakan payment gateway berjalan lancar.

Visa adalah izin yang diberikan oleh suatu negara kepada warga negara lain agar bisa memasuki negara tersebutFreepik Visa adalah izin yang diberikan oleh suatu negara kepada warga negara lain agar bisa memasuki negara tersebut

“Alhamdulillah, sekarang sistem e-VoA sudah bisa dinikmati warga negara asing yang akan datang ke indonesia dengan tujuan wisata, bisnis, ataupun kunjungan,” lanjut Widodo.

Dengan e-VoA, orang asing cukup mendaftarkan permohonan visa melalui situs molina.imigrasi.go.id dan melakukan pembayaran secara daring menggunakan kartu kredit atau debit dengan logo Visa, Mastercard, atau JCB.

Setelah itu, permohonan e-VoA akan diverifikasi dan akan langsung dikirimkan melalui aplikasi apabila disetujui.

Baca juga: Daftar 26 Negara yang Bisa Ajukan Electronic Visa on Arrival

E-VoA yang telah disetujui tersebut cukup diunduh dan ditunjukkan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi saat memasuki wilayah Indonesia.

“Sekarang lebih nyaman, WNA tidak harus mengantre lagi di loket pembayaran VoA di terminal kedatangan. Mereka juga tidak perlu khawatir jika belum sempat menukarkan uangnya ke rupiah atau dollar AS,” jelas Widodo.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.