Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/11/2022, 20:15 WIB

KOMPAS.com - Baru-baru ini dua maskapai penerbangan Indonesia tengah menjadi sorotan sebab masuk daftar maskapai penerbangan terburuk di dunia tahun 2022, berdasarkan survei platform layanan perjalanan Bounce.

Salah satu aspek yang menjadi penilaian adalah ketepatan waktu. Menanggapi hal tersebut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mengatakan bahwa ini menjadi PR (pekerjaan rumah) semua pihak.

Baca juga:

"Report (laporan) tentang maskapai terburuk di dunia ini adalah soal tingkat kedatangan dan ketepatan waktu, dan ini tentunya menjadi PR buat kita semua," ujar Menparekraf dalam Weekly Press Briefing yang berlangsung secara daring, Selasa (15/11/2022).

Maskapai Indonesia masuk daftar terburuk, Menparekraf: Jangan ikut menghujat 

Maskapai Indonesia diimbau untuk terus memperbaiki kinerja dan mempertahankan tingkat ketepatan waktu, serta mempersiapkan level ketepatan waktu yang terbaik.

"Saya ingin memberi semangat kepada seluruh pihak, saya kebetulan pengguna maskapai tersebut, dan saya ingin maskapai indonesia terus berjaya dan terus memperbaiki kinerja," ujar dia.

Baca juga: Alasan Maskapai Asal Indonesia Ini Peringkat 1 Terburuk di Dunia

Menurut dia, ketepatan waktu itu adalah hal yang mungkin dicapai, berkaca pada maskapai penerbangan Indonesia lainnya yang bahkan menduduki on-time performance terbaik di dunia.

"Jadi bukan tidak mungkin kita terus perbaiki dan bukan hanya ketepatan waktu tapi juga pelayanan, koordinasi, komunikasi intensif dan tentunya sop dengan semua pihak terkait," tuturnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak ikut menghujat walau maskapai tersebut masuk daftar terburuk di dunia. Hal ini salah satunya lantaran maskapai tersebut tetap melayani penumpang saat pandemi Covid-19 lalu.

Baca juga: Maskapai Indonesia Terburuk di Dunia, Bisa Hambat Pemulihan Pariwisata

"Saya berharap ini akan terus ditingkatkan, jangan patah semangat, jangan ikut menghujat maskapai kita karena mereka adalah aset bangsa," kata Sandiaga.

"Maskapai-maskapai ini justru menghadirkan solusi, saat kita Covid-19 kemarin, mereka masih tetap terbang meskipun dengan tingkat keterisian yang sangat rendah tapi mereka tetap memberikan pelayanan, jadi kita harus memberikan apresiasi," pungkasnya.

Baca juga: 10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

Jalan Jalan
Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Travel Update
Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Travel Update
Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Travel Update
Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Jalan Jalan
10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

Jalan Jalan
Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Travel Tips
Cap Go Meh di Bogor Digelar Hari Ini, Catat 6 Tips Berkunjung Berikut

Cap Go Meh di Bogor Digelar Hari Ini, Catat 6 Tips Berkunjung Berikut

Travel Tips
Panduan Lengkap Wisata ke Boemisora di Kabupaten Semarang

Panduan Lengkap Wisata ke Boemisora di Kabupaten Semarang

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+