Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Kamar Hotel Naik 15 Persen Saat Musim Liburan 

Kompas.com - 16/11/2022, 18:25 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

KOMPAS.com - Harga kamar hotel saat ramai pengunjung (high season) mengalami kenaikan sebesar 15 persen dibandingkan saat sepi pengunjung (low season). High season biasanya terjadi saat musim liburan. 

Fakta tersebut terungkap dari riset yang dilakukan Online Travel Agent (OTA), Pegipegi

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Pesan Kamar Hotel agar Dapat Harga Murah?  

Vice President of Commercial and Marketing Pegipegi, Ryan Kartawidjaja mengatakan, harga kamar hotel jauh lebih murah pada saat low season karena pihak hotel berusaha menarik minat akibat sepinya pengunjung. 

“Pada low season, masyarakat cenderung tidak bepergian, sehingga destinasi menjadi lebih sepi dibandingkan pada high season yang diwarnai momen liburan, seperti liburan sekolah, Lebaran, Natal dan tahun baru,” kata Ryan dikutip dari keterangan resmi Pegipegi, Rabu (16/11/2022). 

Baca juga: 7 Hotel Murah Dekat Bundaran HI untuk Tahun Baruan, Cuma Rp 100.000-an

Ilustrasi hotel.SHUTTERSTOCK/Chinnapong Ilustrasi hotel.

Menjelang akhir tahun 2022, Ryan memperkirakan tren traveling di Indonesia makin tumbuh. 

Ia menilai minat traveling masyarakat masih tinggi di tengah pandemi Covid-19, ketidakpastian ekonomi global, konflik di sejumlah negara, hingga kenaikan harga BBM. 

“Sejak Mei 2022, Pegipegi mencatat peningkatan tren yang signifikan untuk pemesanan akomodasi. Jumlah transaksi dan pengunjung telah berkembang berkali lipat terhitung dari Februari 2022,” tuturnya.

Baca juga: 8 Hotel Mewah di Bali yang Disiapkan untuk Delegasi G20

Metode riset

Dalam riset ini, Pegipegi mengolah data nilai median harga hotel mitra yang tersebar di 19 wilayah populer Indonesia. Meliputi akomodasi non-bintang (seperti guest house, homestay, villa) serta hotel bintang 1 hingga bintang 5.

Baca juga: Perbedaan Kamar Standard dan Deluxe di Hotel, Jangan Sampai Keliru

Ketika menginap bersama bayi, jangan pesan kamar yang sempit. Pastikan memilih kamar yang lebih luas.SHUTTERSTOCK/Monkey Business Images Ketika menginap bersama bayi, jangan pesan kamar yang sempit. Pastikan memilih kamar yang lebih luas.

Data nilai median yang diambil terdiri dari harga hotel saat low season (periode Februari-April dan September-Oktober) dan high season (periode liburan sekolah, liburan Lebaran, liburan Natal dan Tahun Baru). 

Hasil pengumpulan data diolah dan dibandingkan dalam beberapa kategori. Meliputi, geografis, jenis akomodasi, dan rentang harga.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com