Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/11/2022, 12:39 WIB

KOMPAS.com - Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, dibuka kembali dengan wajah baru. Wisatawan sudah bisa mengunjunginya selama masa uji coba terbatas, mulai Minggu (20/11/2022).

Setelah direvitalisasi selama enam bulan lebih, TMII terlihat lebih rapi dan indah. Sejumlah pujian pun dilontarkan oleh pengunjung yang datang pada hari pertama, seperti disampaikan warga Kramat Jati, Jakarta Timur, bernama Suharti. 

Baca juga: 

"Sekarang lebih bagus, lebih rapi. Contohnya kayak area danau, sekarang lebih bagus. Ada ubinnya, jogging track-nya, kayak taman lah. Kalau dulu, kita di pinggiran atas saja gitu," kata Suharti kepada Kompas.com, Minggu (20/11/2022).

Ia mengaku sengaja datang bersama dengan anak dan cucunya untuk melihat secara langsung wajah baru TMII.

Jika dibandingkan dengan sebelumnya, perempuan ini menyebut salah satu perubahan yang paling terlihat adalah pada area Danau Archipelago. Menurutnya, kawasan danau kini lebih tertata dan cantik, karena memiliki jalur pejalan kaki. 

Senada, pengunjung asal Sumatera Barat bernama Yos mengatakan bahwa banyak perubahan TMII dari sejak ia terakhir berkunjung sebelum tahun 2000. Salah satu yang ia soroti selain anjungan adalah jalanan TMII. 

"Ini sudah dua kali, dulu pernah tahun 90-an pas zaman Pak Soeharto. Berubah jelas ya, jalannya jadi cakap, danau, anjungan sudah cakap. Oke lah," ujar Yos. 

Armada shuttle bus diminta diperbanyak

Kendati menuai pujian, pengunjung juga menilai ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dievaluasi oleh pengelola TMII.

Suasana TMII saat hari pertama pembukaan uji coba terbatas, Minggu (20/11/2022).KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROH ITSNAINI Suasana TMII saat hari pertama pembukaan uji coba terbatas, Minggu (20/11/2022).

Pertama, terkait dengan fasilitas shuttle bus atau bus keliling yang dinilai masih sedikit dan kurang sebanding dengan jumlah pengunjung.

"Kalau mau ke sini, naik mobil kelilingnya itu berebut. Sudah gitu cuma sebentar naiknya. Kirain agak jauh, keliling gitu. Ternyata baru naik langsung selesai. Kan lumayan jalan kakinya, apalagi bawa anak kecil," kata Suharti.

Baca juga: Pengunjung TMII Soroti Odong-odong Gratis: Belum Ramah Lansia-Anak, Jumlahnya Sedikit

Sebagai informasi, TMII saat ini mengoperasikan kendaraan keliling berupa bus listrik yang bebas emisi karbon, sebagai transportasi utama di area kawasan wisata. Menurut Suharti, jumlah bus listrik ini masih belum bisa mengakomodir wisatawan. 

"Jadi kalau bisa tambah shuttle bus lah. Kalau berebut gitu, enggak bisa. Apalagi ibu-ibu kayak saya, itu enggak bisa," imbuhnya.

Kebijakan bebas kendaraan dan toilet di TMII

Kepadatan di pintu masuk dan area parkir TMII saat hari pertama uji coba terbatas, Minggu (20/11/2022). KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Kepadatan di pintu masuk dan area parkir TMII saat hari pertama uji coba terbatas, Minggu (20/11/2022).

Selain ketersediaan bus listrik, ada juga catatan lainnya yakni dari segi kepadatan di pintu masuk berkaitan dengan kebijakan bebas kendaraan di dalam TMII. 

"Pintu depan sudah ramai banget, macet (pukul setengah 10 tadi). Cari parkiran juga susah. Lebih baik arusnya seperti dulu. Jadi orang bawa kendaraan mentok ke tujuan mereka, biar enggak numpuk. Kalau dikumpulin di depan ya bakal macet,” ujar Yos.

Baca juga: Pengunjung Padati TMII yang Buka Lagi, Tiket Habis sampai Putar Balik

Menurutnya, kendaraan seperti bus listrik sudah tepat disediakan untuk pejalan kaki.

Namun, bagi pengunjung yang membawa kendaraan, ia berharap agar bisa kembali seperti dulu yaitu dibawa ke tujuan masing-masing, agar tidak terjadi penumpukan. 

Selain kepadatan, ia juga melihat kondisi dan ketersediaan toilet umum masih kurang memadai. 

Suasana anjungan Sumatera Barat di TMII saat hari pertama uji coba terbatas, Minggu (20/11/2022). KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Suasana anjungan Sumatera Barat di TMII saat hari pertama uji coba terbatas, Minggu (20/11/2022).

"Kekurangannya juga di WC umum. Kurang banyak, kayaknya di semua tempat (enggak cuma anjungan). Di anjungan juga cuma ada dua, pada antre, di anjungan Sumatera Barat ini juga kurang," tutur Yos. 

Sejauh pengamatan Kompas.com saat berada di anjungan Sumatera Barat, terlihat hanya ada satu buah toilet model lama yang bisa digunakan oleh pengunjung. 

Baca juga:

Untuk diketahui, proses revitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah dimulai sejak Januari 2022. Saat ini TMII tampil dengan konsep dan juga wajah baru yaitu 70 persen zona hijau dan 30 persen bangunan.

Selama masa uji coba terbatas, TMII buka untuk umum dengan tiket masuk seharga Rp 25.000 per orang. Pembelian tiket hanya bisa dilakukan secara daring dan ada kuota harian 5.000 pengunjung per hari. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Situ Cipondoh Tangerang: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Situ Cipondoh Tangerang: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Hari Ini, Lion Air Buka Penerbangan Umrah Balikpapan-Madinah

Hari Ini, Lion Air Buka Penerbangan Umrah Balikpapan-Madinah

Travel Update
Tjong A Fie Mansion, Rumah Megah Saudagar China yang Jadi Tempat Wisata di Kota Medan

Tjong A Fie Mansion, Rumah Megah Saudagar China yang Jadi Tempat Wisata di Kota Medan

Jalan Jalan
9 Larangan di Solo Safari, Ketahui Sebelum Berkunjung

9 Larangan di Solo Safari, Ketahui Sebelum Berkunjung

Travel Tips
Kereta Panoramic Beroperasi Lagi Februari 2023, Ini Jadwalnya

Kereta Panoramic Beroperasi Lagi Februari 2023, Ini Jadwalnya

Travel Update
Bertualang bareng Doraemon dan Nobita di Universal Studios Jepang, Mulai 23 Februari 2023

Bertualang bareng Doraemon dan Nobita di Universal Studios Jepang, Mulai 23 Februari 2023

Travel Update
Citilink Kembali Operasikan Pesawat Rute Halim Perdanakusuma-Cepu

Citilink Kembali Operasikan Pesawat Rute Halim Perdanakusuma-Cepu

Travel Update
6 Pusat Batik Cirebon, Pengunjung Bisa Belanja Oleh-oleh 

6 Pusat Batik Cirebon, Pengunjung Bisa Belanja Oleh-oleh 

Jalan Jalan
Lokasi Solo Safari, Mudah Dijangkau meski di Pinggiran Kota Solo

Lokasi Solo Safari, Mudah Dijangkau meski di Pinggiran Kota Solo

Travel Tips
Kereta Api Pertama di Sulawesi Rute Makassar-Parepare Resmi Beroperasi

Kereta Api Pertama di Sulawesi Rute Makassar-Parepare Resmi Beroperasi

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Solo Safari, Wisata Terbaru di Kota Solo

Harga Tiket dan Jam Buka Solo Safari, Wisata Terbaru di Kota Solo

Travel Tips
6 Aktivitas di Semesta's Gallery Jakarta Selatan, Mewarnai dan Piknik

6 Aktivitas di Semesta's Gallery Jakarta Selatan, Mewarnai dan Piknik

Jalan Jalan
Mulai 7 Februari, Spanyol Bolehkan Lepas Masker di Kendaraan Umum

Mulai 7 Februari, Spanyol Bolehkan Lepas Masker di Kendaraan Umum

Travel Update
7 Aktivitas di Situ Cipondoh Tangerang, Bisa Naik Perahu dan Olahraga

7 Aktivitas di Situ Cipondoh Tangerang, Bisa Naik Perahu dan Olahraga

Jalan Jalan
Terowongan Penghubung Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Akan Dibuka

Terowongan Penghubung Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Akan Dibuka

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+