Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Wisata ke Korea Selatan, Perhatikan Musim dan Instal Aplikasi

Kompas.com - 06/12/2022, 18:06 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Korea Selatan menjadi salah satu negara yang populer dikunjungi wisatawan asal Indonesia. Sebelum berkunjung, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan agar liburan menjadi lebih menyenangkan. 

Beberapa tips kunjungan ke Korea Selatan disampaikan oleh influencer sekaligus musisi yang menggemari K-Pop, yakni Ghea Indrawari dan Tiffani Afifa.

Tips mereka bagikan dalam Hybrid Talkshow yang diselenggarakan Korean Tourism Organization (KTO) di Lotte Shopping Avenue, Minggu (4/12/2022).

Baca juga: 7 Festival di Korea Selatan untuk Penggemar Event dan Konser

Keduanya membagikan beberapa tips, mulai dari mengetahui musim terbaik hingga memanfaatkan aplikasi.

Tips kunjungan ke Korea Selatan

Berikut Kompas.com rangkum informasi seputar tips berkunjung ke Korea Selatan:

1. Tentukan tipe liburan

Menurut Ghea, liburan ke Korea makin mudah jika sudah menentukan tujuan dan jenis perjalanan yang diinginkan sejak awal. 

SM Entertainment putuskan untuk menutup SMTOWN Coex ArtiumSoompi SM Entertainment putuskan untuk menutup SMTOWN Coex Artium

"Tentuin dulu trip-nya mau apa dan gimana, baru kemudian lakukan riset atau searching. Misalnya mau fokus ke tempat K-Drama, wisata alam, atau wellness," ujar Ghea. 

Baca juga: 7 Aktivitas Wisata di Korea Selatan, Festival hingga Alam

Menurutnya, wisata di Korea Selatan termasuk cukup lengkap. Mulai dari alam, hiburan berupa festival, spot foto di kafe, kecantikan dan mode, wisata kebugaran, seperti spa, kuliner, agensi musik untuk penggemar K-Pop, tempat syuting drama, hingga aneka konser. 

"Kalau mau ke alam, biasanya Jeju atau Pulau Nami. Bisa juga coba makeup ala idol, atau wellness tourism ke tempat spa dan meditasi banyak," imbuhnya.

2. Kenali musim

Sebelum menyusun rencana perjalanan (itinerary), wisatawan sebaiknya menyusun daftar lokasi sesuai musim yang diinginkan.

Suasana Pulau Nami di Korea Selatan saat musim gugur.SHUTTERSTOCK/KAMPON Suasana Pulau Nami di Korea Selatan saat musim gugur.

Adapun Korea Selatam merupakan negara dengan empat musim. Setiap tahun, negara ini mengalami musim dingin pada Desember-Februari, musim semi pada Maret-Mei, musim panas pada Juni-Agustus, dan musim gugur pada September-November.

Baca juga: 4 Musim di Korea Selatan dan Waktu yang Tepat untuk Liburan

Sejumlah destinasi dan agenda kegiatan di Korea Selatan secara umum juga dipengaruhi musim yang sedang berlangsung, seperti disampaikan oleh Ghea. 

"Ada beberapa tempat, misalnya di Nami Island, itu bagusnya pas musim gugur. Aku pernah ke sana waktu summer (musim panas) bagus tapi enggak dapat daunnya yang warna-warni seperti di musim gugur," tutur dia.

Senada, kata Tiffani, musim gugur dan musim semi merupakan dua waktu yang menurutnya terbaik untuk bepergian ke Korea Selatan. 

Stone Grandfather, ikon Pulau Jeju, berlatar lautan  SHUTTERSTOCK/PANWASIN SEEMALA Stone Grandfather, ikon Pulau Jeju, berlatar lautan

"Karena di Korea bakal banyak jalan, nah kalau musim panas kan enggak enak kepanasan. Sama banyak daun berguguran jadi jalanannya terlihat cantik," ungkap Tiffani. 

Baca juga:

Selain itu, mengetahui musim dapat memudahkan pilihan pakaian yang akan dibawa. Misalnya saat musim datang artinya harus bawa baju tebal, atau baju berwarna cerah saat musim gugur. 

3. Unduh aplikasi penting

Agar lebih nyaman jalan-jalan saat berada di Korea Selatan, wisatawan bisa mengunduh beberapa aplikasi penting, seperti dikatakan Tiffani. 

Dari pengalamannya, kota-kota besar di Korea Selatan terutama Seoul sudah dilengkapi transportasi publik yang memadai. Turis Indonesia bisa memanfaatkan fasilitas ini. 

Ilustrasi berwisata ke Korea Selatan.Shutterstock/Olesya Kuznetsova Ilustrasi berwisata ke Korea Selatan.

"Jangan lupa install aplikasi yang penting, kaya transportasi dan aplikasi penunjuk arah. Lebih baik lagi kalau belajar baca tulisan hangeul supaya mempermudah," ujarnya. 

Baca juga: Jelajah 3 Destinasi di Korea Selatan, Bersantai di Pulau Nami

Ghea menambahkan, wisatawan juga bisa menggunakan aplikasi translator atau penerjemah bahasa, agar tidak bingung saat ingin bertanya kepada warga lokal. 

Korea Selatan sendiri sudah membuka diri untuk wisatawan mancanegara. Mulai 1 Oktober 2022, wisatawan bisa datang ke Korea Selatan tanpa tes PCR dan asuransi kesehatan. Hanya saja, wisatawan harus sudah vaksin dosis kedua.

 4. Susun rencana perjalanan

Terakhir, untuk wisatawan pemula terutama yang pergi tanpa pemandu atau agen travel, tentu harus menyusun rencana perjalanan se-detail mungkin. 

Distrik Itaewon di Seoul, Korea Selatan.SHUTTERSTOCK/DIOGOMARIOTTINI Distrik Itaewon di Seoul, Korea Selatan.

"Ditentuin dulu itinerary-nya, jangan sampai bingung pas udah sampai ke sana. Misalnya hari ini mau ke Seoul, enaknya dari sore sampai malam, lalu besok jelajah apa," ujar Ghea. 

Ia berpesan agar wisatawan bisa melakukan banyak riset terkait suatu tempat, dan mengestimasi waktunya dengan selengkap mungkin. Sebab, kata dia, sangat disayangkan bila rencana perjalanan tidak detail dan akhirnya banyak waktu kosong terbuang. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com