Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aturan Naik Perosotan Pelangi di Dusun Semilir, Cek Berat Badan

Kompas.com - 11/12/2022, 17:05 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.com – Salah satu wahana yang jadi ikon wisata Dusun Semilir, Bawen, Kabupaten Semarang, adalah perosotan pelangi.

Perosotan berwarna-warni setinggi 30 meter ini menawarkan pengalaman mendebarkan bagi wisatawan.

Nantinya, mereka akan meluncur dengan cepat dari ketinggian melalui lintasan sepanjang sekitar 130 meter.

Baca juga: Jangan Berwisata ke Dusun Semilir pada 7 Januari 2023, Ini Sebabnya

Kompas.com juga sempat menjajal pengalaman meluncur di wahana perosotan pelangi Dusun Semilir ini pada Kamis (8/12/2022).

Satu yang jadi catatan adalah, tidak semua orang bisa menjajal wahana ini karena ada ketentuannya.

Aturan naik perosotan pelangi di Dusun Semilir

Jika ingin menjajal wahana perosotan pelangi di Dusun Semilir, simak aturan yang tercantum di sana berikut ini:

  • Tinggi badan minimal 120 cm
  • Berat badan maksimal 85 kilogram (setelah hujan, maksimal 70 kilogram karena lintasan licin)
  • Perempuan hamil, orang dengan epilepsi, gangguan jantung, stroke, hipertensi, dan cemas berlebih, dilarang naik perosotan.
  • Dilarang membawa benda tajam
  • Tas dan bawaan harap dititipkan di tempat penitipan
  • Dilarang makan dan minum di area perosotan
  • Dilarang melakukan posisi luncur yang berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain
  • Wajib menaati aturan safety guard
  • Membeli tiket, berarti mematuhi peraturan di atas
  • Tiket yang sudah dibeli, tidak bisa dikembalikan
 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
5 Tempat Wisata Hits dan Instagramable di Cianjur

5 Tempat Wisata Hits dan Instagramable di Cianjur

Jalan Jalan
10 Bandara Tersibuk di Dunia 2023, Banyak di AS

10 Bandara Tersibuk di Dunia 2023, Banyak di AS

Travel Update
4 Cara Rawat Tenda Setelah Dipakai 'Camping' agar Tidak Cepat Rusak

4 Cara Rawat Tenda Setelah Dipakai "Camping" agar Tidak Cepat Rusak

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com