Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Turis Asal Republik Ceko Ikut Goyang Lihat Jaranan di Kota Malang

Kompas.com - 11/12/2022, 17:58 WIB
Nugraha Perdana,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Kegiatan Gelar Agung Jaranan Malang Raya digelar di depan bundaran Alun Alun Tugu Kota Malang pada Minggu (11/12/2022).

Pada acara itu, turis asing asal Republik Ceko bernama Martin Bouska terlihat ikut menikmati pagelaran seni budaya Jaranan itu.

Di tengah kepadatan penonton, Martin tampak menggoyang-goyangkan badannya mengikuti alunan musik gamelan yang ditabuh. Dia tampak menikmati alunan musik yang menyertai tarian dari 1.000 seniman Jaranan itu.

Baca juga: Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

"Saat ritme musiknya pelan, saya tidak bisa menikmati karena baru pertama mendengar. Tapi setelah ritme dan tempo musiknya kencang, rasanya enak didengar. Jadi saya ikut joget tadi," kata Martin kepada Kompas.com, Minggu (11/12/2022).

Martin mengaku baru pertama kali menyaksikan penampilan mulai dari Jaranan, Bantengan hingga Reog. Martin kemudian mengabadikan pertunjukkan tersebut dengan menggunakan kameranya.

"Saya kagum dengan seni budaya Indonesia yang satu ini. Sebelumnya saya sudah pernah melihat kesenian yang ada di Bali, dan kesenian di Malang ini juga luar biasa. Ini tidak ada di Ceko," katanya.

Dia juga baru pertama kali datang dan berwisata di Kota Malang. Baginya, Kota Malang adalah kota kecil yang tenang dan memiliki masyarakat yang ramah.

"Kebetulan saya menikah dengan orang Malang, tapi saya baru pertama ke sini. Saya ke Malang memang sengaja untuk liburan," katanya.

Baca juga: Status Semeru Turun ke Level 3, Jalur Malang-Lumajang via Curah Kobokan Buka Lagi

Sementara itu, istri Martin bernama Vira yang merupakan warga Kota Malang mengatakan, cukup senang bisa mengajak suaminya melihat kesenian asal Jawa Timur itu.

Ini sekaligus mengobati rasa kerinduannya terhadap Kota Malang, sebab ia berada di Republik Ceko selama empat tahun.

"Aku sudah 4 tahun enggak pulang, jadi melihat ini kayak ada yang baru. Dulu saat masih kuliah itu saya takut sama Jaranan. Tapi setelah melihat tadi, ternyata tidak menakutkan, bahkan menyenangkan," katanya.

Jalannya Gelar Agung Jaranan Malang Raya

Dari pantauan yang ada, ratusan masyarakat sangat antusias melihat kegiatan kesenian yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Malang Sutiaji didampingi Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika dan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto.

Alun-alun Kota Malang Commons Wikimedia Alun-alun Kota Malang

Ketua Pelaksana Gelar Agung Jaranan Malang Raya Ratmoko mengatakan, gelaran tersebut merupakan sinergi antara Jaranan Malang Raya (JMR) dan Cangkrukan Ngaji Budaya (CNB).

Menurutnya, gelaran tersebut merupakan suatu angin segar bagi para seniman untuk menunjukkan karyanya. Sebab, dua tahun sebelumnya adanya pembatasan kegiatan masyarakat akibat adanya pandemi Covid-19.

Baca juga: 10 Wisata di Kota Batu dan Malang, Pas Dikunjungi Saat Libur Nataru

"Untuk peserta yang hadir dan ikut dalam gelaran ini, ada sebanyak 103 grup kesenian yang berasal dari Malang Raya. Dan mereka menampilkan beberapa genre kesenian jaranan. Mulai dari Jaranan Dor, Reog, Rampak Barong hingga Bantengan," katanya.

Antusias masyarakat yang besar menyaksikan gelaran tersebut membuat pihaknya berencana menggelar kegiatan serupa secara rutin tiap tahunnya.

"Rencananya pada tahun depan, akan kami gelar kegiatan serupa di Kota Batu," katanya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Travel Update
Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Travel Update
Okupansi Kamar Hotel di Nusa Dua Bali Capai 80 Persen, Mayoritas Tamu Domestik 

Okupansi Kamar Hotel di Nusa Dua Bali Capai 80 Persen, Mayoritas Tamu Domestik 

Hotel Story
Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur dari Gubernur Khofifah 

Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur dari Gubernur Khofifah 

Jalan Jalan
Bus Wisata TransJakarta Tema Pencakar Langit, Simak Rute dan Tema Lain

Bus Wisata TransJakarta Tema Pencakar Langit, Simak Rute dan Tema Lain

Jalan Jalan
Promo Tiket Masuk Rivera, Tempat Wisata untuk Anak di Bogor

Promo Tiket Masuk Rivera, Tempat Wisata untuk Anak di Bogor

Jalan Jalan
7 Hotel di Lembang Dekat Farmhouse Susu dan Tempat Wisata Lainnya

7 Hotel di Lembang Dekat Farmhouse Susu dan Tempat Wisata Lainnya

Travel Update
Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Malioboro Jadi Lautan Manusia Saat Libur Lebaran 2024

Travel Update
Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Cara Beli Tiket Fast Track Dufan, Bisa Naik Wahana Tanpa Antre

Travel Tips
Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Viral Video Antrean Panjang di Dufan, Ini 3 Tips ke Sana Saat Libur Lebaran

Travel Tips
9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

9.000 Pengunjung Padati Dufan Hari Ini, Antrean Wahana Mengular

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com