Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kebun Binatang Jurug di Kota Solo Akan Buka Lagi Akhir Januari 2023

Kompas.com - 01/01/2023, 20:52 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.comKota Solo, Jawa Tengah, sebenarnya punya wisata kebun binatang, yakni Taman Satwa Taru Jurug atau Solo Safari.

Namun, per 1 Januari 2022 ini kebun binatang yang dibangun sejak 1878 ini masih tutup karena tengah dalam proses revitalisasi.

Kabar baiknya, tak lama lagi Solo Safari akan buka lagi untuk wisatawan. Dikutip dari Tribun Travel, Minggu (1/1/2023), Taman Satwa Taru Jurug akan buka pada akhir Januari 2023, tepatnya Senin (23/1/2023).

Baca juga: Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Adapun Kebun Binatang Jurug tepatnya berada di Jalan Ir Sutami nomor 109, Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.

Tempat ini berada di Kota Solo sisi timur atau dekat Jembatan Jurug dan Sungai Bengawan Solo.

Lokasinya searah dengan jalan utama Kota Solo-Karanganyar. Jurug berada sebelum jembatan yang membentag di atas Sungai Bengawan Solo, jika dari arah barat (Kota Solo).

Jika ingin berkunjung, wisatawan bisa naik Batik Solo Trans. Selain itu, bisa juga naik transportasi online.

Solo Safari, satwa tidak dikandang

Nantinya usai direvitalisasi, satwa di Solo Safari tidak akan dikandang seperti di kebun binatang.

Para satwa akan ditempatkan di tempat terbuka yang disesuaikan dengan habitat aslinya, dengan tetap memperhatikan keamanan.

Proses Revitalisasi Taman Taru Satwa Jurug (TSTJ) Solo, Jawa Tengah, yang telah dikerjakan, yang menjadikan TSTJ tutup sementara hingga akhir tahun.KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Proses Revitalisasi Taman Taru Satwa Jurug (TSTJ) Solo, Jawa Tengah, yang telah dikerjakan, yang menjadikan TSTJ tutup sementara hingga akhir tahun.

"Terbuka tidak dikandang. Tapi memperhatikan keamanan satwa dan pengunjungnya," kata Direktur Utama Solo Safari, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso dikutip dari Tribun Travel, Minggu.

Satwa yang ada di Solo Safari juga akan dikembangbiakkan kemudian nantinya dilepas ke alam bebas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

BrandzView
Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Travel Update
Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Travel Update
Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com