Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/01/2023, 14:31 WIB

KOMPAS.com - Antrean untuk mendaftar membuat paspor online akhir-akhir ini memang kerap penuh.

Kepala Subkordinator Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Ahmad Nur Saleh menjelaskan, selalu penuhnya kuota antrean online paspor disebabkab oleh berbagai macam faktor.

Baca juga: Cara Daftar Paspor Online 2023 dan Rincian Biayanya

Salah satunya, kata dia, karena pemohon sering kali memilih opsi e-paspor di Kantor Imigrasi terdekat saat mendaftar aplikasi di M-Paspor.

Padahal di Kantor Imigrasi terdekat itu belum tersedia e-paspor, hal itulah yang menyebabkan antrean paspor di aplikasi M-Paspor menjadi terlihat penuh.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Terkadang masyarakat langsung memilih e-paspor sementara memang belum tersedia (di Kantor Imigrasi pilihan), alhasil ya tidak tersedia juga kuotanya," kata Ahmad kepada Kompas.com, Kamis (5/1/2023).

Agar tidak antre saat bikin paspor online

Oleh karena itu, Ahmad menyarankan apabila kuota penuh ketika memilih e-paspor, baiknya pemohon mengubah permohonannya menjadi paspor biasa.

Dengan begitu, kuota akan tersedia dan Kantor Imigrasi yang terdekat akan terdeteksi. Tentunya, pastikan pengaturan lokasi di ponsel menyala dan aplikasi VPN mati.

Baca juga: Jangan Lakukan 5 Hal Ini ke Paspor, Bisa Denda Rp 500.000

"Terus diperhatikan juga waktu kapan kuota dibuka, yakni setiap awal bulan," ujar Ahmad.

Ilustrasi paspor indonesia.SHUTTERSTOCK/RIVER IZKI Ilustrasi paspor indonesia.

Dikutip dari Kompas.com (5/6/2022), Direktorat Jenderal Imigrasi menambah kuota penerbitan paspor hingga tiga kali lipat di seluruh kantor imigrasi di Indonesia.

Ini dilakukan untuk menindaklanjuti tingginya permohonan paspor dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: 14 Isu Travel Terpopuler Sepanjang 2022, Banyak Soal Paspor Indonesia

Peningkatan permintaan paspor akhir-akhir ini disebabkan oleh sejumlah hal, seperti situasi pandemi yang mulai membaik, relaksasi regulasi perjalanan internasional oleh sejumlah negara, serta dibukanya kembali penyelenggaraan ibadah umroh dan haji oleh Arab Saudi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+