Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wisata Manggarai Timur, Desa Watu Lanur yang Punya Air Terjun dan Kekayaan Budaya

Kompas.com - 09/01/2023, 13:13 WIB

BORONG,KOMPAS.com - Kabupaten Manggarai Timur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memang kaya wisata air terjun yang tersebar di 12 Kecamatan.

Salah satu air terjun di Manggarai Timur adalah Cuncang Lelo di Desa Watu Lanur, Kecamatan Lamba Leda Selatan.

Wakil Bupati Manggarai Timur Siprianus Habur kepada Kompas.com, Senin, (9/1/2023) menjelaskan bahwa Desa Watu Lanur punya banyak wisata yang bisa dikembangkan.

Baca juga: Golo Depet, Bukit Kunang-kunang yang Indah di Manggarai Timur, NTT

"Di Desa Watu Lanur ada air terjun. Ada kisah legenda Lanur dan Timu Tee. Bahkan, ada bukti sejarahnya yang kuburan tua ydisebut Watu Lanur. Wisata budaya dan alam juga sangat cocok di desa tersebut," jelasnya.

Habur melanjutkan bahwa pada 2022 diadakan festival budaya yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Untuk itu, desa Watu Lanur juga merupakan desa budaya yang ada di Kecamatan Lamba Leda Selatan.

Kekayaan wisata air terjun di Manggarai Timur

Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur, Rofinus Hibur kepada Kompas.com, Senin (9/1/2022) menjelaskan bahwa air terjun yang terdata di Manggarai Timur ada 37 dan menyebar di seluruh wilayah Kecamatan.

Hibur menjelaskan, salah satu air terjun unik adalah Cunca Rede di Desa Sano Lokom, Kecamatan Rana Mese. Keunikannya adalah air yang mengalir deras dari kawasan hutan Mandosawu dengan ketinggian air terjun sekitar 40-an meter.

Air Terjun Cunca Rede di Kampung Ntaur, Desa Sano Lokom, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Air Terjun Cunca Rede di Kampung Ntaur, Desa Sano Lokom, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

"Air terjun Cunca Rede juga berfungsi sebagai pembangkit listrik tenaga air dengan kekuatan 1,5 megawatt dan menerangi dua desa yaitu desa Sano Lokom dan Desa Rondo Woing," ujar

Meskipun sekarang masyarakat sudah beralih ke listrik PLN, sambung Rofinus, sumber listrik dari air terjun ini tetap dipakai untuk menyuplai arus listrik.

Hibur menjelaskan, Air terjun yang unik juga berada di Desa Gurung Turi, Kecamatan Lamba Leda selatan yaitu air terjun cunca Renging.

Baca juga: Pesona Air Terjun Cunca Murung yang Dekat Sawah di NTT

Air terjun ini tidak begitu deras tapi keunikannya terlihat pada aliran air yang mengalir lembut melewati bebatuan yang dilapisi lumut hijau, sehingga menyerupai air mancur alami dan terlihat eksotis karena ada perpaduan warna air yang jernih dengan latar lumut hijau.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+