Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Hotel Melati? Berikut Penjelasannya

Kompas.com - 13/01/2023, 15:05 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

 

KOMPAS.com - Ada beragam tipe penginapan yang tersedia bagi para tamu, mulai dari hotel, resort, vila, guest house, dan homestay. Dari berbagai tipe penginapan tersebut, kita kerap mendengar istilah hotel melati.

Lantas, apa itu hotel melati

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian hotel melati adalah hotel dengan tarif murah. Hotel melati kerap menjadi pilihan bagi para tamu yang mencari penginapan dengan budget terbatas.

Baca juga: Kenapa Pesan Kamar Hotel via Online Lebih Murah? Ini Rahasianya

Baca juga: Jangan Salah! Ini Beda Double Bed dan Twin Bed Saat Pesan Kamar Hotel

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menjelaskan, hotel melati adalah sebutan untuk hotel yang memiliki standar manajemen dan fasilitas yang minimal.

“Hotel non bintang mempunyai standar yang minimal,” jelasnya kepada Kompas.com, Jumat (13/1/2023).

Namun, Maulana mengatakan bahwa penyebutan hotel melati tidak lagi berlaku sejak penerbitan UU Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan dan aturan turunannya, Peraturan Menteri (Permen) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor PM.53/HM.001/MPEK/2013 tentang Standar Usaha Hotel.

“Penyebutan hotel melati sudah lama tidak disebut hotel melati, tapi sekarang sudah menjadi hotel nonbintang,” tuturnya.

Baca juga: 4 Alasan Hotel Meminta KTP Saat Check-In

Ilustrasi resepsionis hotel.PEXELS/ANDREA PIACQUADIO Ilustrasi resepsionis hotel.

Dalam Permen tentang Standar Usaha Hotel klasifikasi hotel dibagi dua yakni hotel bintang dan hotel nonbintang.

Hotel bintang adalah hotel yang telah memenuhi kriteria penilaian penggolongan kelas hotel bintang satu, dua, tiga, empat, dan bintang lima.

Sedangkan, hotel nonbintang adalah hotel yang tidak memenuhi kriteria penilaian penggolongan kelas hotel sebagai hotel bintang satu.

“Sejak itu, penggunaan istilah untuk beda klasifiaksi hotel menyebutkannya hotel bintang dan nonbintang,” imbuhnya.

Baca juga: Kenapa di Kamar Hotel Tidak Ada Jam? Ternyata Ini 5 Alasannya

Senada, Pengamat Pariwisata dan CEO Sevenfold Asia, Arief Gunawan menjelaskan bahwa istilah hotel melati merujuk kepada penginapan kecil.

“Hotel tersebut berkategori hotel kecil atau rumah inap dengan fasilitas terbatas atau cukup hanya untuk tidur,” terangnya.

Ia menjelaskan, sejak pemerintah menertibkan tipe usaha hotel dan membagi kategori hotel berbintang, ada sejumlah hotel melati yang masuk hotel bintang satu atau dua.

“Banyak hotel yang berkategorikan melati atau sederhana masuk dalam kategori hotel berbintang satu paling rendah atau hotel bintang dua,” katanya.

Baca juga: Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com