Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Taman Wisata Bougenville Bandung: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kompas.com - 13/01/2023, 21:34 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

Jam buka dan harga tiket Taman Wisata Bougenville

Taman Wisata Bougenville buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Tarif menginap di vila di tempat wisata ini bervariasi tergantung tipe dan kapasitas dari dua hingga 20 orang. 

Vila Abutilon Kampuh Becik, misalnya, memiliki kapasitas maksimal dua orang dengan tarif menginap mulai dari Rp 2 juta, dikutip dari laman resminya. Vila ini terdiri dari beberapa fasilitas, antara lain sandal, air minum dalam kemasan, dan pemanas air (water heater).

Baca juga: Wisata ke Taman Bougenville Bandung, dari Trekking hingga Menginap

Sementara itu, terdapat sejumlah paket untuk harga tiket masuk Taman Wisata Bougenville. 

Harga tiket masuk Taman Wisata Bougenville mulai dari Rp 35.000, sudah meliputi berenang di dua kolam renang, berenang di kolam air mancur dan sungai, memanfaatkan gazebo, menikmati taman, serta bermain di Sungai Cigeureuh. 

Ada pula tiket masuk terusan 1 seharga mulai Rp 55.000, sudah mencakup berenang di dua kolam renang, berenang di kolam air mancur dan sungai, memanfaatkan gazebo, menikmati taman, bermain di Sungai Cigeureuh, dan flying fox atau playground.

Baca juga: Harga Tiket Taman Wisata Bougenville Bandung dan Fasilitas Lengkapnya

Kemudian, ada juga tiket masuk terusan 2 seharga mulai Rp 75.000, sudah termasuk berenang di dua kolam renang, berenang di kolam air mancur dan sungai, memanfaatkan gazebo, menikmati taman, bermain di Sungai Cigeureuh, menjajal flying fox, dan menikmati playground.  

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Travel Update
Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com