Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/01/2023, 14:07 WIB
Penulis Ulfa Arieza
|

KOMPAS.com - Ingin mencoba cara baru berkeliling Kota Semarang? Wisatawan bisa naik bus tingkat alias double decker yang bernama Si Denok, Si Kenang, dan Si Kuncung.

Sebelum naik bus wisata Semarang, wisatawan perlu mengetahui cara naik bus tingkat Semarang.

Baca juga: Harga Tiket Bus Tingkat Semarang, Si Denok, Si Kenang, dan Si Kuncung

Bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi keliling Kota Semarang naik bus tingkat, maka tidak dipungut biaya alias gratis. 

“Untuk menikmati bus wisata itu tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis,” bunyi informasi dari akun Instagram Bus Wisata Kota Semarang, @buswisata_kotasemarang, dikutip Sabtu (14/1/2023).

Cara naik bus tingkat Semarang

Bus tingkat Semarang melayani wisatawan perorangan dan rombongan berkeliling Kota SemarangKOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Bus tingkat Semarang melayani wisatawan perorangan dan rombongan berkeliling Kota Semarang

Berikut cara naik bus tingkat Semarang berdasarkan informasi dari laman Pemerintah Kota Semarang dan akun Instagram Bus Wisata Kota Semarang.

Untuk diketahui, bus tingkat Semarang melayani penumpang individu (perorangan) dan rombongan.

Baca juga: Banjir Surut, Aktivitas di Stasiun Semarang Tawang Mulai Normal

1. Cara naik bus tingkat Semarang perorangan 

1. Bagi penumpang perorangan, bisa langsung datang ke loket bus tingkat Semarang di Museum Ranggawarsita. Lokasinya berada di Jalan Abdulrahman Saleh No.1, Kalibanteng Kidul, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. 

“Tidak ribet, tidak ada biaya apapun, langsung saja daftar ke loketnya di Museum Ranggawarsita,” bunyi informasi di laman Pemerintah Kota Semarang.

2. Menunjukkan kartu identitas kepada petugas. Adapun satu identitas pendaftar bisa mendapatkan alokasi dua tempat duduk.

Baca juga: Jadwal dan Harga Tiket KA Blambangan Ekspres, Semarang-Banyuwangi PP

Museum Ranggawarsita SemarangShutterstock/Adina Halim Museum Ranggawarsita Semarang

2. Cara naik bus tingkat Semarang rombongan 

1. Penumpang rombongan lebih dulu mengirimkan surat permohonan City perihal Tour Kota Semarang. Surat permohonan tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang.

“Surat permohonan dikirimkan ke Dinas Perhubungan Kota Semarang alamtnya di Jalan Tambak Aji Raya No.5, Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang,” bunyi informasi di laman Pemerintah Kota Semarang.

2. Dalam surat permohonan, cantumkan jumlah peserta. Adapun peserta minimal adalah 30 orang dan maksimal 60 orang.

3. Selain itu, dalam surat permohonan harus tertera nomor kontak dari penanggung jawab rombongan

4. Setelah surat dikirim, rombongan tinggal menunggu jadwal naik bus tingkat Semarang dari pihak pengelola.

Baca juga: Panduan Wisata ke Dusun Salju Semarang, Harga Tiket hingga Sewa Jaket

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+