Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/01/2023, 16:04 WIB

KOMPAS.com - Golden Visa yang merupakan turunan dari Second Home Visa, disebut menjadi terobosan baru menyambut Warga Negara Asing (WNA) yang talentanya dapat berkontribusi bagi perekonomian nasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, kebijakan Golden Visa ini menjadi karpet merah bagi WNA yang ingin berinvestasi untuk perkembangan ekonomi Indonesia.

Baca juga:

"Special talent investor dan pelaku industri yang ingin berinvestasi kita berikan karpet merah untuk perkembangan ekonomi Indonesia menuju Indonesia maju," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing Kemenparekraf di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (16/1/2023).

Jika Second Home Visa diberikan untuk WNA yang ingin menjadikan Indonesia sebagai rumah kedua untuk masa tinggal 5-10 tahun, maka Golden Visa diberikan khusus bagi WNA yang bertalenta, baik di bidang digital, kesehatan maupun investasi.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

"Golden Visa ini diperuntukkan bagi special talent digital, special talent health, dan special talent profesional lainnya, untuk para investor dan pelaku industri yang memberikan manfaat bagi perkembangan ekonomi indonesia ke depannya," paparnya.

Tujuan Golden Visa

Kabarnya Golden Visa akan diluncurkan dalam waktu dekat dan bakal diumumkan langsung oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

"Golden Visa ini nanti akan diumumkan oleh Kemenkumham, tapi fiturnya adalah untuk menarik lebih banyak investor asing ke Indonesia," tutur Sandiaga.

Baca juga: Aturan Deposit Rp 2 Miliar Visa Second Home Bikin Resah WNA di Bali

Sebelumnya, untuk menarik lebih banyak wisman, dan mencapai target 7,4 juta kunjungan wisman ke Indonesia, pemerintah juga telah meluncurkan skema Elektronic Visa on Arrival (e-VoA) pada November 2022 lalu.

Ilustrasi visa.SHUTTERSTOCK / By one photo Ilustrasi visa.

Skema visa ini merupakan sebuah inovasi yang mempermudah wisman melakukan pembayaran VoA sebelum tiba di Indonesia.

Sandiaga bersama Ditjen Imigrasi yang baru dilantik, Silmy Karim juga telah melakukan kunjungan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk memastikan pelayanan electronic visa on arrival (e-VoA) berjalan dengan cepat dan baik.

Baca juga: Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

"Kami sudah berkunjung bergerak langsung dengan Ditjen Imigrasi yang baru ke Bandara Soekarno-Hatta, dan kami pastikan pelayanan cepat di bandara khususnya berkaitan dengen e-VoA akan semakin kita tingkatkan sosialisasinya," tutupnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+