Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tertipu Fasilitas Kapal Tak Sesuai di Labuan Bajo, Bisakah Minta Ganti Rugi?

Kompas.com - 23/01/2023, 16:28 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, sejumlah wisatawan mengaku ditipu agen perjalanan terkait kapal wisata yang digunakan saat berkunjung ke Labuan Bajo.

Berdasarkan laporan Kompas.com, Senin (23/1/2023), terjadi peristiwa kapal tenggelam  di Perairan Batu Tiga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada Sabtu (21/1/2023). Kapal yang tenggelam adalah KLM Tiana Liveboat.

Pada kejadian itu, wisatawan harusnya tidak menaiki kapal bernama KLM Tiana Liveboat tersebut. Sebab, bukan kapal itu yang dipesan wisatawan, melainkan kapal wisata dengan nama Nadia.

Baca juga:

Belakang diketahui, bahwa kapal Tiana yang mereka tumpangi sebelumnya pernah mengalami kejadian serupa dan menewaskan dua orang penumpang pada 2022.

Lantas bila mengalami hal ini, bisakah wisatawan meminta ganti rugi dan melaporkan agen perjalanan terkait? Serta apa yang harus diperhatikan diperhatikan wisatawan sebagai persiapan bila sewaktu-waktu mengalami hal serupa?

Wakil Ketua Umum Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Budijanto Ardiansyah mengatakan, bila wisatawan mendapat fasilitas yang tidak sesuai dengan yang ditawarkan, mintalah perjanjian tertulis dengan agen perjalanan bersangkutan.

Itu karena perjanjian terulis bisa digunakan sebagai klaim pertanggungjawaban, apabila terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

"Tentunya usahakan perjanjian tertulis, apa yang include (termasuk), apa yang exclude (tidak termasuk), spesifikasi kapal dan fasilitas apa yang diberikan tour agent, itu semua harus diperhatikan," kata dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (23/1/2023).

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat ke Labuan Bajo? Ini Rekomendasi Bulannya

Jika pelayanan tidak sesuai dengan isi perjanjian, maka wisatawan bisa saja mengklaim ke agen perjalanan atau operator terkait.

Cek keanggotaan resmi agen perjalanan di Labuan Bajo

Hal yang tidak kalah penting, adalah mengecek legalitas dan keanggotaan agen perjalan tersebut.

Tujuannya, guna memudahkan wisatawan meminta bantuan asosiasi saat menghadapi peristiwa tidak menyenangkan.

Anay, traveler yang menyusuri Bali-Labuan Bajo menggunakan sepeda.Dok. Azwar Annas Anay, traveler yang menyusuri Bali-Labuan Bajo menggunakan sepeda.

"Jika travel agent itu adalah anggota dari asosiasi, saat terjadi wanprestasi (prestasi buruk karena kelalaian) dari travel agent bersangkutan, wisatawan bisa meminta bantuan kepada asosiasi untuk klaim (ganti rugi)," ujar Budi

Ia melanjutkan, peristiwa semacam itu beberapa kali pernah terjadi dan pihak asosiasi membantu klaim ganti rugi.

Karena kalau wisatawan menggunakan agen perjalanan abal-abal yang tidak terdaftar keanggotaannya, lalu mengalami sesuatu dan ingin diusut, wisatawan mungkin akan kesulitan.

Baca juga: Wings Air Buka Rute Baru Labuan Bajo ke Maumere dan Tambaloka per Januari 2023

Adapun cara memeriksa keresmian dari agen perjalanan, bisa melalui website asosiasi agen perjalanan seperti ASITA dan ASTINDO (Asosiasi Travel Agent Indonesia).

Sedangkan bila memeriksa keanggotaan dan legalitas  agen perjalanan di kawasan Labuan Bajo, bisa melalui laman https://registration.labuanbajoflores.id/

Ganti rugi dari asuransi perjalanan

Sebagian wisatawan kadang merasa bahwa asuransi perjalanan tidak terlalu penting. Namun, kata Budi, bila menggunakan asuransi perjalanan, ini akan mempermudah klaim ganti rugi.

Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Dok. Kemenparekraf Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

"Terkait klaim bisa saja, kalau dia punya asuransi perjalanan bisa diklaim ganti rugi, di-cover oleh asuransi perjalanan," pungkasnya.

Adapun harga asuransi perjalanan berkisar mulai dari Rp 100.000 per orang untuk tiga hari perjalanan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com