Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Turis dari New York, Datang ke Bogor Lihat Cap Go Meh 2023

Kompas.com - 06/02/2023, 21:01 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Setelah absen karena pandemi Covid-19, Bogor Street Festival Cap Go Meh kembali diadakan pada Minggu (5/2/2023). Masyarakat setempat maupun pengunjung dari luar Bogor banyak yang menantikan perayaan ini. 

Seperti salah seorang pengunjung asal New York, Amerika Serikat, bernama Karl Miller yang sengaja datang ke Bogor untuk melihat festival Cap Go Meh. 

"Iya, kami memang datang ke sini dengan tujuan untuk melihat perayaan Cap Go Meh," ujar Karl kepada Kompas.com sebelum acara dimulai, Minggu. 

Baca juga:

Ia mengetahui informasi mengenai kegiatan ini dari iparnya yang tinggal di Bogor. Adapun istrinya yang berasal dari Jakarta, juga sudah menetap lama di New York. 

"Ini pertama kalinya bagi kami melihat event seperti ini, pertama kalinya untuk kami semua sekeluarga, meskipun keluarga kami ada yang tinggal di Indonesia, mereka juga belum pernah lihat," imbuhnya. 

Baca juga: BERITA FOTO: Meriahnya Atraksi Budaya Cap Go Meh Bogor 2023

Lebih lanjut, ia mengaku berkunjung ke Bogor sejak Bulan Desember 2022 dan menetap dengan sang ipar.

Turis asing nantikan pertunjukan naga

Karl mengatakan, agenda Bogor Street Festival Cap Go Meh 2023 terlihat menarik dan ia juga sangat menantikannya. 

"Sejauh ini, yang saya lihat luar biasa ya. Keramaiannya, persiapannya, saya suka sekali. Saya sudah enggak sabar banget melihat perayaan dan keseluruhan parade di sini," tuturnya.

Penampilan salah satu naga 50 meter di Bogor Street Festival Cap Go Meh 2023 pada Minggu (5/2/2023). KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Penampilan salah satu naga 50 meter di Bogor Street Festival Cap Go Meh 2023 pada Minggu (5/2/2023).

Adapun laki-laki ini mengungkap dirinya sangat menunggu-nunggu pertunjukan naga (liong), apalagi yang berbadan panjang. 

"Saya sangat menunggu-nunggu penampilan naga (liong). Itu adalah hal yang menarik," terang Karl. 

Baca juga: Apa Itu Cap Go Meh, dan 5 Fakta Menarik Lainnya...

Sementara itu, anak dan istrinya mengatakan lebih menunggu pertunjukan Tatung. Meski mereka mengaku tidak mengetahui susunan kegiatan dan pertunjukan apa saja yang akan ditampilkan kemarin.

Sebagai informasi, Tatung dalam bahasa Hakka adalah orang yang dirasuki roh dewa atau leluhur. Raga atau tubuh orang tersebut dijadikan alat komunikasi atau perantara antara roh leluhur atau dewa tersebut. 

Baca juga: Indonesia Sambut Turis China, Sandiaga: Kami Pantau dan Sesuaikan

Dalam perayaan Cap Go Meh, para Tatung biasanya akan menampilkan atraksi ekstrem, seperti tusuk-menusuk badan dengan benda tajam.

"Kalau saya menunggu penampilan Tatung, yang kaya gitu. Tapi kurang tau sih sekarang ada apa engga. Anak saya juga menantikan Tatung," kata istri Karl. 

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com