Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Koleksi Unik Museum Zoologi Bogor, Ada Kerangka Raksasa Seberat 64 Ton

Kompas.com - 19/02/2023, 17:05 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

2. Diangkut selama 44 hari

Nurul menjelaskan, perjalanan mengangkut kerangka paus biru hingga tiba di Bogor telah melalui proses yang cukup panjang.

Awalnya, binatang mamalia ini ditemukan terdampar dalam keadaan sudah mati di salah satu pantai di Garut, Jawa Barat. 

"Awalnya paus biru ditemukan mati terdampar pada Desember 1916 di Pantai Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat," ujarnya. 

Saat itu, P.A. Ouwens sebagai kurator ahli di Museum Zoologicum Bogoriense beserta seorang ahli gambar dan fotografer lokal mendatangi pantai tersebut untuk melakukan observasi. 

Baca juga: 4 Fakta Sejarah Stasiun Bogor, Cagar Budaya yang Berusia 142 Tahun 

Selanjutnya, pada 6 Januari 1917, paus biru diangkut menggunakan transportasi kereta api batu baru dan menghabiskan waktu 44 hari untuk tiba di Museum Zoologi Bogor

"Itu dibawa dalam keadaan masih berantakan ya kerangkanya, enggak tersusun. Tapi sudah tinggal kerangkanya (tidak ada daging)," tutur Nurul. 

Setelah 44 hari, kerangka paus biru tiba di Museum Zoologi Bogor pada 19 Februari 1917 dan kerangkanya pun disusun hingga berbentuk seperti saat ini. 

3. Ada organ balen untuk makan paus

Di tempat yang sama, terpajang balen atau organ khusus yang membantu paus mengkonsumsi hewan vang kecil, seperti kril (euphasiidae).

Balen, organ khusus yang membantu paus mengonsumsi hewan-hewan yang kecil seperti Kril. KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Balen, organ khusus yang membantu paus mengonsumsi hewan-hewan yang kecil seperti Kril.

"Ini jenisnya blue whale, tubuhnya besar tapi makannnya kecil. Jadi enggak punya gigi ya adanya balen," kata Nurul. 

Ia menjelaskan, balen terletak di atas rongga mulut paus biru yang berguna untuk menyaring makanannya, seperti udang kecil atau plankton.

"Makanan utamanya Kril, kelompok udang kecil berukuran 1-2 cm. Biasanya paus biru mengkonsumsi hingga 40 juta udang per hari," imbuhnya. 

Baca juga: 7 Tempat Wisata Dekat Stasiun Bogor, Ada Banyak Taman dan Museum

Balen terbuat dari keratin, zat yang sama yang menyusun kuku dan rambut manusia. Balen melapisi rahang atas dan berbentuk lempengan dengan ujung yang runcing. 

Di sepanjang rahang atas terdapat 270-395 lembengan balen. Adapun jumlah, ukuran, dan warna lempeng balen bervariasi dan unik pada setiap jenis paus. 

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Amanah Borneo Park di Banjarbaru, Punya Wahana Seru untuk Anak-anak

Amanah Borneo Park di Banjarbaru, Punya Wahana Seru untuk Anak-anak

Jalan Jalan
Amanah Borneo Park: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Amanah Borneo Park: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Misteri Pilar Besi Kuno Berusia 1.600 Tahun di India yang Tidak Berkarat

Misteri Pilar Besi Kuno Berusia 1.600 Tahun di India yang Tidak Berkarat

Jalan Jalan
Tips Aman Berkunjung ke Kebun Binatang dengan Satwa Liar

Tips Aman Berkunjung ke Kebun Binatang dengan Satwa Liar

Travel Tips
Harga Tiket Terkini Pendakian Gunung Andong via Pendem

Harga Tiket Terkini Pendakian Gunung Andong via Pendem

Travel Update
Sheraton Belitung Resort Mulai Terapkan Energi Hijau yang Ramah Lingkungan

Sheraton Belitung Resort Mulai Terapkan Energi Hijau yang Ramah Lingkungan

Travel Update
Pemda DIY Tak Khawatir Wisatawan Turun Imbas Larangan Study Tour Beberapa Daerah

Pemda DIY Tak Khawatir Wisatawan Turun Imbas Larangan Study Tour Beberapa Daerah

Travel Update
5 Hotel dekat Jatim Park 3, Pas untuk Liburan Sekolah

5 Hotel dekat Jatim Park 3, Pas untuk Liburan Sekolah

Hotel Story
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com