Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gambar Penenun Ulos dan Danau Toba Hiasi Badan Pesawat AirAsia Jelang F1 PowerBoat

Kompas.com - 20/02/2023, 16:04 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Jelang gelaran F1 Powerboat pada 24 sampai 26 Februari 2023, badan pesawat AirAsia berhias potret penenun kain ulos dan Danau Toba dengan tema "Lake Toba & Beyond" sejak Jumat (17/2/2023)

Motif ulos tersebut merupakan karya dari salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tenun dari Sumatera Utara bernama Toba Tenun.

Baca juga:  F1 PowerBoat di Danau Toba Siap Digelar, Sandiaga: Dapat Tarik Kunjungan 25.000 Wisatawan

Menurut CEO Toba Tenun Kerri Na Basaria kepada Kompas.com, Senin (20/2/2023), gambar di badan pesawat AirAsia merupakan hasil proyek kerjasama antara Toba Tenun, maskapai AirAsia, Injourney, dan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT). 

Promosikan kekayaan budaya di Danau Toba

Kerri menceritakan, proyek kolaborasi ini mulanya sudah direncanakan sejak 2020, tepatnya sebelum pandemi Covid 19 mewabah di Indonesia.

"Ini kerja samanya organik banget, kita (Toba Tenun) dikenali oleh BPODT dengan pihak maskapai AirAsia," katanya.

Pada saat itu, kata Kerri, maskapai AirAsia memang sedang mencari pihak yang bisa mendesain untuk livery atau corak khas pesawat.

"Kebetulan CEO AirAsia boru Batak. Dia ingin mengedepankan kunjungan wisata ke Danau Toba. Mereka minta kita (pihak Toba Tenun) untuk mendesain livery baru bertema Lake Toba," katanya. 

Kerri mengatakan pemilihan Toba Tenun sebagai perancang desain untuk corak di badan pesawat AirAsia dilakukan guna merepresentasikan UMKM di Sumatera Utara.

"Ini (proyek livery Danau Toba) mungkin sudah berjalan sekitar setengah tahun setelah tertunda karena Covid-19," katanya. 

Bertepatan dengan F1 Powerboat

Lebih lanjut, dikatakan bahwa realisasi livery Danau Toba di badan pesawat AirAsia dilakukan saat ini karena bertepatan dengan momen pelaksanaan kegiatan F1 Powerboat (F1H20) di Danau Toba.

Untuk diketahui, F1H20 merupakan Kejuaraan Dunia Powerboat yang diselenggarakan oleh Union Internationale Motonautique dan disponsori oleh H20. 

Corak Danau Toba, bunga kecombrang, dan wanita penenun di badang pesawat Air Asia.Dok. Toba Tenun. Corak Danau Toba, bunga kecombrang, dan wanita penenun di badang pesawat Air Asia.

Dikutip dari laman Kemenpora (17/12/2022), ajang kejuaraan ini akan diselenggarakan di Danau Toba, Sumatera Utara pada 24-26 Februari 2023.

"Jadim kita bikin acara ini (peluncuran livery Danau Toba di badan pesawat AirAsia) sebagai salah satu praevent (F1H20)," terang Kerri.

Kerri melanjutkan, corak Danau Toba di badan pesawat AirAsia merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan kekayan budaya yang ada di kawasan Danau Toba.

 

Baca juga: F1 Powerboat di Danau Toba, 2.000 Tiket Ludes dalam 23 Menit

Corak Danau Toba di badan pesawat AirAsia, sambung Kerri, merupakan proyek ketiga bertema destinasi wisata di Indonesia, menyusul livery Lombok dan Belitung yang sudah ada digarap sebelumnya.

"Pesawat ini tidak hanya terbang di Indonesia saja, tetapi juga ke mancanegara. Jadi melanglangbuananya pesawat ini bisa menjadi cara memperkenalkan budaya Batak," katanya.

Makna penenun ulos dan Danau Toba

Kerri mengatakan corak yang ada pada livery Danau Toba di badan pesawat AirAsia terinspirasi dari ulos ragi hotang, ulos ragi hidup, dan ulos ragi tumtuman.

Dikutip dari laman Indonesia Travel, ulos merupakan kain yang ditenun menggunakan benang kapas. Benang tersebut sebelumnya direndam di dalam pewarna alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. 

Potongan corak perempuan penenun di badan pesawat Air Asia.Dok. Toba Tenun. Potongan corak perempuan penenun di badan pesawat Air Asia.

"Empat orang perempuan penenun ini bermakna sakralnya aspek budaya dan seni di Batak," katanya.

Di sebelah empat perempuan penenun, ada corak bunga kecombrang dan Danau Toba. Ini merepresentasikan bahwa masyarakat, seni, budaya, dan alam di sana dinaungi oleh Danau Toba sebagai sumber kehidupan.

"Livery ini awalnya dari lukisan, kemudian dibuat jadi artwork di canvas, setelah itu diubah ke dalam bentuk digital," papar Kerri.

Baca juga:

Kerri mengatakan livery yang sudah didesain oleh Toba Tenun kemudian dieksekusi di Jakarta oleh pihak maskapai AirAsia bersama tenaga ahli yang kompeten di bidangnya.

"Kita juga bekerjasama dengan desainer AirAsia dan sejauh ini mereka menerima desainnya," katanya.

Livery Danau Toba di badan pesawat AirAsia, kata Kerri, akan bertahan dalam jangka waktu lama. Hal ini mengingat pengerjaannya yang cukup sulit dan membutuhkan waktu lama.

"Harapannya dengan mempromosikan pariwisata di Toba, pihak Toba juga siap menerima kenaikan kunjungan. Jadi tidak hanya fokus menarik wisatawan datang, tapi siapkan juga orangnya (masyarakat di kawasan Danau Toba) " pungkasnya. 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com