Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/02/2023, 21:14 WIB

KOMPAS.com - Taiwan telah membuka perbatasannya untuk wisatawan asing sejak Oktober 2022 lalu, tepatnya Kamis (13/10/2022). Semua syarat perjalanan terkait Covid-19, seperti hasil tes PCR, pemberian alat rapid test saat kedatangan, dan karantina juga telah dicabut.

Pemerintah Taiwan pun sedang gencar mempromosikan kembali destinasi wisatanya ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Baca juga:

Direktur Biro Pariwisata Taiwan, Abe Chou menyampaikan, Taiwan mengincar sekitar 150.000 wisatawan nasional dari Indonesia untuk berkunjung sepanjang tahun 2023.

"Sebelum pandemi, tahun 2019 itu ada 230.000 wisatawan Indonesia ke Taiwan, dan sekarang kan baru dibuka lagi (setelah pandemi), jadi diharapkan bisa mencapai target setidaknya 150.000 wisatawan Indonesia," kata Abe dalam dalam sesi Taiwan Tourism Promotion di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (27/2/2023).

Lantas, apa saja yang harus diperhatikan bila ingin berwisata ke Taiwan? Berikut ketentuannya.

Syarat wisata ke Taiwan per Februari 2023

Taipei 101 tampak dari Pegunungan Gajah, Taipei, TaiwanAriyaphol Jiwalak / Shutterstock.com Taipei 101 tampak dari Pegunungan Gajah, Taipei, Taiwan

1. Tes PCR

Wisatawan asing yang ingin memasuki Taiwan tidak memerlukan lagi hasil negatif tes PCR.

"Jadi sejak 13 Oktober tahun lalu (2022), sudah dibuka perbatasan Taiwan. Sekarang ini kalau masuk ke Taiwan tidak perlu (hasil tes) PCR," kata Abe saat ditemui Kompas.com dalam acara ASTINDO Travel Fair 2023 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (24/2/2023).

Dalam kesempatan berbeda, Abe juga menyampaikan bahwa Taiwan tidak lagi memberikan alat rapid test di pintu masuk kedatangan, seperti beberapa bulan lalu.

"Tidak akan diberi alat rapid test lagi seperti beberapa bulan lalu, sekrang tidak lagi, sudah dibebaskan," ujar dia.

Baca juga: Taiwan Incar 150.000 Wisatawan dari Indonesia untuk 2023

2. Bukti vaksinasi

Danau Meinong di Taiwan.Dok. Pixabay/pppighil Danau Meinong di Taiwan.

Wisatawan juga tidak akan diminta lagi menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19 saat memasuki Taiwan.

"Bahkan untuk vaksinasi itu tidak dibatasi, jadi tidak ada pemeriksaan sudah berapa kali vaksinasinya, sudah vaksinasi atau belum, jadi asal dalam keadaan sehat itu oke untuk masuk Taiwan, jadi tidak akan diminta kartu bukti vaksinasi," ucap Abe.

Kata dia, berkunjung ke Taiwan saat ini sudah sama seperti sebelum pandemi Covid-19.

Itu artinya tidak diperlukan bukti vaksinasi, tidak ada tambahan pengisian formulir apa pun karena adanya Covid-19, dan tidak ada penggunaan aplikasi semacam PeduliLindungi.

Baca juga: Syarat Masuk Taiwan Terbaru: Tak Perlu Hasil Tes PCR dan Syarat Vaksinasi Covid-19

3. Aturan masker

Ilustrasi Taiwan - Pemandangan lautan di Keelung.SHUTTERSTOCK / SEAN PAVONE Ilustrasi Taiwan - Pemandangan lautan di Keelung.

Pemerintah Taiwan sudah membebaskan aturan pemakaian masker saat berada di ruangan terbuka, per Senin (20/2/2023).

"Untuk masker, sejak tanggal 20 (Februari) ini sudah dibebaskan untuk tempat umum," tutur Abe.

Kendati demikian, ia menambahkan, masker masih menjadi hal yang wajib dikenakan bila masyarakat berada dalam transportasi umum, atau ruang tertutup lainnya yang tidak memungkinkan jaga jarak hingga 1,5 meter.

"Tapi untuk kendaraan seperti bus, kereta api atau tempat yang kira-kira tidak bisa jaga jarak sampai 1,5 meter, itu diharuskan pakai masker," tuturnya.

Baca juga: Taiwan Bakal Beri Rp 2,4 Juta untuk Turis Asing, Ini 3 Faktanya

4. Jangan membawa daging

Ilustrasi Taiwan - Pemandangan Dragon and Tiger Pagoda di Kaohsiung.SHUTTERSTOCK / SEAN PAVONE Ilustrasi Taiwan - Pemandangan Dragon and Tiger Pagoda di Kaohsiung.

Wisatawan asing dilarang membawa masuk segala jenis olahan daging ke Taiwan guna mencegah penularan virus yang beberapa waktu lalu menyerang peternakan di Taiwan.

"Jangan membawa segala macam produk yang mengandung daging. Kenapa? Untuk menjaga peternakan babi di Taiwan yang beberapa waktu lalu sempat terserang virus Swine, atau virus Afrika,"  tutur salah satu perwakilan Biro Pariwisata Taiwan, Farini.

Akibat terjangkit virus, ternak di Taiwan pun banyak yang harus dimusnahkan.

Membawa daging dari wilayah terjangkit dapat dikenakan hukuman denda paling tinggi 1 juta dollar Taiwan, atau sekitar Rp 496 juta.

Baca juga: Belum Bisa ke China, Banyak WNI Obati Rindu dengan ke Hong Kong-Taiwan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Liburan Sekolah di Surabaya yang Seru, Bisa Ajak Teman

10 Tempat Liburan Sekolah di Surabaya yang Seru, Bisa Ajak Teman

Jalan Jalan
Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Omah Prahu 99, Spot Sunset di Tepi Waduk Cengklik Boyolali

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Omah Prahu 99, Spot Sunset di Tepi Waduk Cengklik Boyolali

Travel Tips
Festival Pantai Takari di Bangka, Ada Lomba Mengais Kerang Bambu, Cipta Suvenir, hingga Zumba

Festival Pantai Takari di Bangka, Ada Lomba Mengais Kerang Bambu, Cipta Suvenir, hingga Zumba

Travel Update
Syarat Terbaru Naik KA usai Wajib Masker Dicabut, Apakah Berubah?

Syarat Terbaru Naik KA usai Wajib Masker Dicabut, Apakah Berubah?

Travel Update
Rute ke Omah Prahu 99 Boyolali, Spot Sunset Keren di Tepi Waduk Cengklik

Rute ke Omah Prahu 99 Boyolali, Spot Sunset Keren di Tepi Waduk Cengklik

Travel Tips
5 Gunung yang Pas untuk Solo Hiking, Ada yang Lebih dari 3.000 Mdpl

5 Gunung yang Pas untuk Solo Hiking, Ada yang Lebih dari 3.000 Mdpl

Travel Update
Sandaran Tangan Kursi Tengah Pesawat Buat Siapa? Ada Etikanya

Sandaran Tangan Kursi Tengah Pesawat Buat Siapa? Ada Etikanya

Travel Tips
5 Wisata Sejarah di Kabupaten Biak Numfor Papua, Ada Goa Jepang

5 Wisata Sejarah di Kabupaten Biak Numfor Papua, Ada Goa Jepang

Jalan Jalan
Wings Air Terbang dari Pekanbaru keTanjungpinang PP per Juli 2023

Wings Air Terbang dari Pekanbaru keTanjungpinang PP per Juli 2023

Travel Update
Kilas Balik Pasar Barang Antik Jalan Surabaya, Berawal dari Lapak di Trotoar

Kilas Balik Pasar Barang Antik Jalan Surabaya, Berawal dari Lapak di Trotoar

Jalan Jalan
10 Tempat Wisata Sejarah di Medan untuk Liburan Sekolah 

10 Tempat Wisata Sejarah di Medan untuk Liburan Sekolah 

Jalan Jalan
Melihat Pasar Barang Antik di Jalan Surabaya yang Kini Sepi Pengunjung

Melihat Pasar Barang Antik di Jalan Surabaya yang Kini Sepi Pengunjung

Jalan Jalan
6 Pantai di Biak Numfor Papua, Cocok untuk Berenang dan Snorkeling

6 Pantai di Biak Numfor Papua, Cocok untuk Berenang dan Snorkeling

Jalan Jalan
2 Pesawat Bersentuhan, Landasan Pacu di Bandara Jepang Ditutup

2 Pesawat Bersentuhan, Landasan Pacu di Bandara Jepang Ditutup

Travel Update
Cara ke Museum Tekstil di Jakarta Naik Kendaraan Pribadi

Cara ke Museum Tekstil di Jakarta Naik Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com