Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/04/2023, 21:55 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

KOMPAS.com - Masjid Baitus Shobur di Tulang Bawang Barat atau Islamic Center Tulang Bawang Barat merupakan salah satu masjid unik di Lampung. Masjid ini adalah salah satu masjid ikonik yang berada di jalur Trans Sumatera.

Para pemudik yang melalui jalur Trans Sumatera bisa singgah sejenak di masjid ikonik untuk wisata religi.

Baca juga: 5 Fakta Masjid Agung Jami Malang, Perpaduan Arsitektur Jawa dan Arab

Baca juga: 6 Fakta Masjid Raya Al A’Zhom Tangerang, Punya 5 Kubah Besar

Bahkan, beberapa masjid di jalur Trans Sumatera sudah menyabet penghargaan sebagai masjid dengan arsitektur terbaik di dunia sehingga semakin menarik untuk disambangi.

Lantas, apa keunikan Masjid Baitus Shobur Lampung? Berikut ulasannya seperti dirangkum Kompas.com.

1. Bangunan seperti monumen 

Masjid Baitus Shobur di Tulang Bawang Barat atau Islamic Center Tulang Bawang Barat di LampungTribunlampung.co.id / Candra Wijaya Masjid Baitus Shobur di Tulang Bawang Barat atau Islamic Center Tulang Bawang Barat di Lampung

Sekilas, Masjid Baitus Shobur Lampung tidak tampak seperti bangunan masjid pada umumnya. Jika dilihat dari luar, Masjid Baitus Shobur justru tampak seperti monumen.

Mengutip E-Booklet Mudik Jelajahi Masjid Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, bangunan Masjid Baitus Shobur berbentuk limas segi lima vertikal setinggi 30 meter.

Masjid Baitus Shobur merupakan rancangan Andra Matin, seorang arsitek kebanggaan Indonesia yang pernah mendapatkan penghargaan Venice Biennale Architectural di Venice, Italia.

Baca juga: Masjid Al Akbar Surabaya, Masjid Terbesar Kedua Setelah Istiqlal 

Baca juga: Mengintip Masjid di Cikini Peninggalan Maestro Lukis Raden Saleh

2. Tanpa kubah 

Dengan desain kontemporer tersebut, Masjid Baitus Shobur tidak memiliki kubah. Namun, bentuk masjid yang unik dan berbeda inilah, yang membuatnya semakin dikenal banyak orang.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Thailand Akan Rayakan Songkran Sebulan untuk Gaet Turis Asing

Thailand Akan Rayakan Songkran Sebulan untuk Gaet Turis Asing

Travel Update
5 Tips Main ke Rumah Hantu Solo, Jangan Pakai Sandal 

5 Tips Main ke Rumah Hantu Solo, Jangan Pakai Sandal 

Travel Tips
Catat, Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2023 Digelar 8-10 Desember

Catat, Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2023 Digelar 8-10 Desember

Travel Update
AP II Prediksi Jumlah Penumpang Pesawat Naik 8 Persen Saat Nataru

AP II Prediksi Jumlah Penumpang Pesawat Naik 8 Persen Saat Nataru

Travel Update
Februari 2024, Wahana Demon Slayer Hadir Lagi di Universal Studios Japan

Februari 2024, Wahana Demon Slayer Hadir Lagi di Universal Studios Japan

Travel Update
Tempat Baru untuk Ajukan Visa Inggris di Jakarta, Bisa ke Hotel Ini

Tempat Baru untuk Ajukan Visa Inggris di Jakarta, Bisa ke Hotel Ini

Hotel Story
Harga Tiket dan Jam Buka Rumah Hantu Lawang Sukmo dan Zombieverse Solo

Harga Tiket dan Jam Buka Rumah Hantu Lawang Sukmo dan Zombieverse Solo

Jalan Jalan
7 Tempat Wisata untuk Rayakan Tahun Baru 2024 di Jakarta

7 Tempat Wisata untuk Rayakan Tahun Baru 2024 di Jakarta

Jalan Jalan
Langkah THE 1O1 Hotels & Resorts Semakin Serius Jadi Green Hotel

Langkah THE 1O1 Hotels & Resorts Semakin Serius Jadi Green Hotel

Hotel Story
Turis Malaysia Masih Dominasi Kunjungan ke Aceh pada Oktober 2023

Turis Malaysia Masih Dominasi Kunjungan ke Aceh pada Oktober 2023

Travel Update
Libur Akhir Tahun, Gunungkidul Targetkan PAD Rp 2,5 Miliar

Libur Akhir Tahun, Gunungkidul Targetkan PAD Rp 2,5 Miliar

Travel Update
Hotel Angker di Solo Jadi Rumah Hantu Terbesar di Indonesia 

Hotel Angker di Solo Jadi Rumah Hantu Terbesar di Indonesia 

Jalan Jalan
Kabupaten Semarang Punya Banyak Potensi Wisata, tapi Belum Dioptimalkan

Kabupaten Semarang Punya Banyak Potensi Wisata, tapi Belum Dioptimalkan

Travel Update
Dana Kepariwisataan Ditargetkan Beroperasi pada Pertengahan 2024

Dana Kepariwisataan Ditargetkan Beroperasi pada Pertengahan 2024

Travel Update
Malaysia Masih Urutan 1 Negara Penyumbang Wisman Terbanyak ke Indonesia

Malaysia Masih Urutan 1 Negara Penyumbang Wisman Terbanyak ke Indonesia

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com