Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

TMII Targetkan 40.000 Pengunjung Per Hari Saat Lebaran 2023

Kompas.com - 20/04/2023, 07:38 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menargetkan sebanyak 40.000 pengunjung per hari selama periode libur Lebaran 2023.

Hal ini disampaikan oleh Executive Vice President TMII Claudia Ingkiriwang saat mendampingi kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ke TMII, Rabu (19/4/2023).

"Target kami cukup konservatif dibanding tahun lalu, tahun ini kami target 40.000 per hari," ucap Claudia di lokasi.

Baca juga:

Untuk itu, Claudia mengatakan, pihaknya juga telah bersiap dari segala sisi, termasuk keamanan, infrastruktur, fasilitas parkir, hingga aspek CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability).

Berikutnya, dari segi atraksi dan budaya, TMII akan menghadirkan sederet acara dari masing-masing anjungan untuk memeriahkan momentum Lebaran tahun ini.

Selain itu, kata Claudia, saat Lebaran nanti, pengunjung bisa menyaksikan pergelaran musikal tradisional bernuansa tahun 1990-an, yang bertajuk Dendang Riang Lebaran.

"Dendang Riang Lebaran, yaitu sebuah musikal yang terdiri dari alat musik seluruh Indonesia yang dikemas dalam nuansa back to 1990," papar Claudia.

Baca juga: Jam Buka dan Harga Tiket Masuk TMII Saat Libur Lebaran 2023

Rekomendasi atraksi wisata TMII

Wisatawan di Taman Mini Indonesia Indah.DOK. KOMPAS.COM/ SUCI WULANDARI PUTRI CHANIAGO Wisatawan di Taman Mini Indonesia Indah.

Adapun untuk rekomendasi wisata yang paling diminati oleh pengunjung TMII, kata Claudia, masih berpusat di Taman Burung, wahana kereta gantung, serta Dunia Air.

"Karena kereta gantung ini experience-nya melewati (replika) pulau-pulau Indonesia, apalagi di sini (tarif wahana) semuanya terjangkau, (rata-rata) Rp 25.000," tutur dia.

Sedangkan untuk pembelian tiket, bisa dilakukan secara online melalui situs TMII.

"Kalau sudah melewati kuota atau kapasitas akan ada pengumuman di website-nya, jadi memang kami batasi juga, karena lonjakan (Covid-19) enggak bisa diduga, jadi jaga-jaga," pungkas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com