Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/05/2023, 13:01 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Malang, Jawa Timur, ramai dikungjungi wisatawan saat libur Lebaran 2023.

Dampaknya, jalanan menuju kawasan Gunung Bromo menjadi padat. Kepala Bagian Tata Usaha TNBTS Septi Eka Wardhani menyampaikan bahwa pihak TNBTS sebenarnya telah membatasi jumlah kunjungan per harinya.

"Ada kuota (pengunjung) yang ditetapkan, yaitu saat ini 2.202 orang per hari," kata Septi dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (1/5/2023).

Baca juga: Wisata Bromo Tetap Buka Saat Lebaran, Pengunjung Dilarang Dekati Kawah

Lebih lanjut Septi mengatakan kuota kunjungan tersebut memang sudah berlaku pada hari biasa, dan bukan semata karena momen libur Lebaran saja.

"(Kuota kunjungan) saat ini sama (dengan kuota kunjungan di hari normal), karena jumlah itu hanya 75 persen dari kapasitas maksimal pengunjung," tulis Septi.

Ramai, tetapi tidak macet

Berdasarkan pantauan Septi di lokasi, saat ini kondisi jalanan menuju ke Wisata Gunung Bromo landai, padat, dan tidak ada kemacetan yang berarti.

Adapun dikutip dari laman Kompas.com (21/4/2023), rincian kuota kunjungan ke kawasan Bromo ialah sebagai berikut:

  • Bukit Cinta: 93 orang per hari
  • Bukit Kedaluh: 321 orang per hari
  • Penanjakan: 666 orang per hari
  • Mentigen: 165 orang per hari
  • Sabana Teletubbies: 957 orang per hari

Bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Wisata Gunung Bromo, diimbau untuk membeli tiket secara online terlebih dahulu melalui laman resmi bookingbromo.bromotenggersemeru.org.

Ilustrasi wisatawan bersama jib di kawasan bromo.Shutterstock Ilustrasi wisatawan bersama jib di kawasan bromo.

Selain itu, Septi juga mengimbau wisatawan agar menggunakan jeep wisata yang disewakan oleh masyarakat lokal guna menghindari kemacetan.

Sebelumnya, dikutip dari Antara, sejumlah kendaraan nampak mengantre memasuki kawasan TNBTS pada Minggu (30/4/2023). Penumpukan kendaraan ini diperkirakan terjadi hingga satu kilometer.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com