Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

20 Wisata Alam di Klaten, Bisa Lihat Gunung Merapi Tanpa Mendaki

Kompas.com - 15/05/2023, 16:50 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

11. Umbul Jolotundo 

Umbul Jolotundo adalah wisata mata air alami yang berlokasi di Desa Jambeyan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Kawasan wisata ini memiliki luas hingga 500 meter persegi.

Mengutip Tribun News Wiki, terdapat tiga kolam renang dengan ukuran dan kedalaman yang berbeda di Umbul Jolotundo. Sumber air kolam renang itu berasal dari mata air alami.

Obyek wisata ini dilengkapi sejumlah fasilitas publik seperti toilet, mushola, area parkir, warung makanan, dan sebagainya.

Baca juga:

12. Ekowisata Kali Talang 

Ekowisata Kali Talang merupakan salah satu spot terbaik untuk menyaksikan keindahan Gunung Merapi tanpa harus mendaki. Lokasinya berada di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Ekowisata Kali Talang hanya berjarak sekitar 4 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Obyek wisata ini dikelilingi dengan tebing-tebing curam, yang di bawahnya merupakan sungai aliran lahar Gunung Merapi. Wisata alam di Klaten yang satu ini sangat cocok bagi para pencinta fotografi bertema alam.  

13. Wisata Sungai Kalimasada

Wisata Sungai Kalimasada di Klaten, Jawa Tengah.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Wisata Sungai Kalimasada di Klaten, Jawa Tengah.

Wisata Sungai Kalimasada, adalah obyek wisata alam di Klaten berupa saluran sungai kuno tersebut. Lokasinya berada di Desa Sudimoro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.

Menariknya, situs sejarah itu hingga saat ini masih difungsikan untuk pengairan, seperti dikutip dari Kompas.com (22/7/2022). Keberadaannya pun dimanfaatkan sebagai tempat wisata.

Harga tiket masuk adalah Rp 5.000 pada hari biasa. Saat hari libur dan tanggal merah, harga tiketnya Rp 10.000 per orang.

Selain berjalan-jalan di taman, wisatawan juga bisa melakukan beragam aktivitas, seperti berenang di kolam renang anak maupun dewasa, mandi bola khusus anak, hingga bermain air di sungai.

14. Umbul Gedaren

Umbul Gedaran berlokasi di Desa Gedaran, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. 

Selain menjadi obyek wisata, Umbul Gedaran sangat berperan penting bagi kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, seperti dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Klaten.

Air di Umbul Gedaran digunakan untuk mandi, mencuci, hingga mengairi sawah seluas 20 hektar. Mitos yang berkembang di masyarakat setempat, Umbul Gedaren memiliki dua sumber mata air yakni umbul lanang (bagian barat) dan umbul wadon (bagian timur).

Konon, bagian utara Umbul Gedaran airnya terasa sangat dingin, sedangkan bagian selatan airnya justru terasa hangat saat digunakan untuk mandi.

15. Umbul Besuki

Umbul Besuki berada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Umbul ini dikembangkan sebagai obyek wisata pada 2019.

Suasana di Umbul Besuki masih asri karena terdapat pohon, sawah, sungai, bukit, dan pedesaan. Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Klaten, Umbul Besuki memiliki tiga kolam untuk dewasa, tiga kolam untuk anak-anak, dan kolam terapi ikan.

Selain itu, Umbul Besuki menyediakan pendopo pertemuan, area outbound, camping, tempat parkir, toilet, mushola, gasebo, dan warung makan. Tiket masuk Umbul Besuki sangat ramah kantong yaitu Rp 5.000 per orang.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com