Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

15 Wisata Alam Wonosobo, Ada Telaga Warna dan Kebun Teh Tambi 

Kompas.com - 17/05/2023, 16:50 WIB
Ulfa Arieza

Penulis

KOMPAS.com - Kabupaten Wonosobo memiliki obyek wisata unggulan yaitu dataran tinggi Dieng. Namun demikian, sebagian wilayah dataran tinggi Dieng masuk dalam wilayah Kabupaten Banjarnegara.

Selain dataran tinggi Dieng, ada tempat wisata alam di Wonosobo lainnya yang tidak kalah menarik. Wisata alam Wonosobo tersebut berupa kebun teh, air terjun, waduk, dan kolam pemandian air panas. 

Baca juga:

Wisata alam Wonosobo 

Berikut sejumlah destinasi wisata alam Wonosobo seperti dihimpun Kompas.com.

1. Telaga Warna

Obyek Wisata Telaga Warna di kawasan Dataran Tinggi Dieng.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Obyek Wisata Telaga Warna di kawasan Dataran Tinggi Dieng.

Telaga Warna adalah salah satu wisata di Dieng yang masuk Kabupaten Wonosobo. Berdasarkan informasi dari Kompas.com (31/08/2021), dinamakan Telaga Warna karena warna air danau berubah-ubah saat terkena pantulan sinar matahari. 

Fenomena ini disebabkan oleh tingginya kandungan belerang pada air danau. Tempat wisata ini berada di ketinggian 2.000 mdpl dengan bentang alam yang indah, serta dikelilingi panorama Gunung Prau.

Waktu yang paling ideal untuk mengunjungi Telaga Warna adalah saat pagi atau siang hari. Karena pada saat sore hari, kawasan sekitar telaga tersebut akan ditutupi kabut tebal.

2. Telaga Pengilon

Telaga Pengilon terletak di samping Telaga Warna. Berdasarkan informasi dari Kompas.com (02/08/2019), dinamakan Telaga Pengilon lantaran warna air di sini jernih, sehingga wisatawan bisa bercermin dari permukaan telaga. 

Pengilon diambil dari bahasa Jawa, ngilo, yang bermakna berkaca.

Kedua telaga tersebut, hanya dipisahkan oleh daratan kecil yang hanya terlihat pada musim kemarau. Sementara saat musim penghujan, daratan kecil itu akan terendam air sehingga kedua telaga akan tampak menyatu.

3. Batu Pandang Ratapan Angin

Telaga Warna dilihat dari Batu Ratapan Angin di Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (2/11/2014). KOMPAS.com/FIKRI HIDAYAT Telaga Warna dilihat dari Batu Ratapan Angin di Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (2/11/2014).

Batu Pandang Ratapan Angin merupakan tempat yang pas untuk menikmati keindahan Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari ketinggian. Sesuai namanya, terdapat batu besar yang dapat didaki pengunjung di lokasi ini.

Mengutip Kompas.com (28/08/2019), Batu Pandang Ratapan Angin berada di ketinggian sekitar 2.100 mdpl, atau lebih tinggi dari lokasi telaga.

Dari ketinggian, wisatawan bisa melihat penorama Telaga Warna dan Telaga Pengilon serta perbukitan di sekitarnya dengan sangat jelas. Keunikan panorama kedua telaga tersebut adalah warna airnya telaga yang kontras meski bersebelahan.

Air Telaga Warna cenderung berwarna lebih hijau, sedangkan air Telaga Pengilon terlihat lebih jernih. 

Baca juga:

4. Dieng Park 

Dieng Park merupakan salah satu obyek wisata baru di dataran tinggi Dieng . Lokasinya tepat di sebelah Telaga Warna, sehingga masuk dalam wilayah Kabupaten Wonosobo.

Obyek wisata ini menawarkan berbagai spot foto dengan latar belakang Telaga Warna dari ketinggian. Selain berfoto, wisatawan bisa camping di Dieng Park.

5. Kebun Teh Tambi 

Kebun Teh Tambi, Wonosobo, Jawa Tengahbpsdmd.jatengprov.go.id Kebun Teh Tambi, Wonosobo, Jawa Tengah

Wisata alam Wonosobo selanjutnya adalah Kebun Teh Tambi. Lokasinya berada di Desa Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. 

Kawasan Kebun Teh Tambi merupakan agrowisata yang menyajikan pemandangan instagramable bertema alam. Kebun teh ini berada di  ketinggian antara 800 hingga 2000 mdpl, dengan luas sekitar 830 hektare.

Berada di lereng Gunung Sindoro, membuat kawasan kebun teh ini sangat sejuk. Selain menikmati pemandangan, pengunjung bisa menyaksikan proses produksi teh, sejak dipetik hingga siap dikemas.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Banten Dikunjungi 2,5 Juta Wisatawan pada Lebaran 2024, Belum Capai Target

Banten Dikunjungi 2,5 Juta Wisatawan pada Lebaran 2024, Belum Capai Target

Travel Update
Perputaran Ekonomi Sektor Parekraf Capai Rp 369,8 Triliun Selama Lebaran

Perputaran Ekonomi Sektor Parekraf Capai Rp 369,8 Triliun Selama Lebaran

Travel Update
Ada Promo Tiket Pesawat ke Vietnam dari Vietjet, mulai Rp 1 Juta

Ada Promo Tiket Pesawat ke Vietnam dari Vietjet, mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Mengenal Terowongan Juliana, Lokasi Syuting Film Siksa Kubur

Mengenal Terowongan Juliana, Lokasi Syuting Film Siksa Kubur

Jalan Jalan
Vokalis Red Hot Chili Peppers Disebut Kunjungi Mentawai, di Mana Lokasinya?

Vokalis Red Hot Chili Peppers Disebut Kunjungi Mentawai, di Mana Lokasinya?

Travel Update
350.000 Wisatawan Kunjungi Semarang Saat Libur Lebaran 2024, Kota Lama Jadi Favorit

350.000 Wisatawan Kunjungi Semarang Saat Libur Lebaran 2024, Kota Lama Jadi Favorit

Travel Update
5 Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang, Banyak yang Gratis

5 Wisata di Sekitar Pusat Kota Semarang, Banyak yang Gratis

Jalan Jalan
Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel Dekat Tempat Wisata di Jawa Barat Capai 95 Persen

Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel Dekat Tempat Wisata di Jawa Barat Capai 95 Persen

Travel Update
Wahana dan Aktivitas Wisata di Malang Smart Arena

Wahana dan Aktivitas Wisata di Malang Smart Arena

Jalan Jalan
Malang Smart Arena: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Malang Smart Arena: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Tips Kembalikan Mood Setelah Libur Lebaran

Tips Kembalikan Mood Setelah Libur Lebaran

Travel Tips
Tips untuk Kembali ke Rutinitas Kerja Setelah Libur Panjang

Tips untuk Kembali ke Rutinitas Kerja Setelah Libur Panjang

Travel Tips
Pantai Jadi Tempat Wisata Terfavorit di Pulau Jawa Selama Lebaran 2024

Pantai Jadi Tempat Wisata Terfavorit di Pulau Jawa Selama Lebaran 2024

Travel Update
Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Travel Update
Aktivis Mogok Makan di Spanyol, Bentuk Protes Pembangunan Pariwisata

Aktivis Mogok Makan di Spanyol, Bentuk Protes Pembangunan Pariwisata

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com