Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/05/2023, 14:12 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mengunjungi Provinsi Aceh tak melulu untuk wisata kuliner atau pantai saja. 

Provinsi di ujung Sumatera ini memiliki kekayaan alam, serta beragam adat dan budaya yang menarik untuk dieksplorasi. 

"Ada banyak jenis wisata di sini (Aceh), ada wisata gastronomi, yaitu belajar masak masakan khas Aceh, bisa juga lihat lumba-lumba di lautan Sabang," kata Direktur Traverious Tour & Travel Faisal kepada Kompas.com saat acara pameran wisata #DiIndonesiaAja Travel Fair di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Jumat (19/5/2023).

Baca juga: 4 Tips Snorkeling di Pulau Rubiah Aceh, Jangan Lewati Pembatas

Lama waktu yang diperlukan saat berkunjung ke Aceh, kata Faisal, dapat disesuaikan dengan lokasi yang hendak dituju.

Misalnya, jika wisatawan hendak menjelajahi Banda Aceh dan Sabang, setidaknya perlu meluangkan waktu sekitar empat hari tiga malam.

Sementara untuk kunjungan ke salah satu wilayah tersebut, cukup meluangkan waktu sekitar tiga hari dua malam.

Wisatawan yang belum pernah datang ke Aceh dan bingung hendak kemana, beberapa rekomendasi wisata unggulan di Aceh berikut mungkin bisa jadi pilihan.

Baca juga: Desa Wisata Iboih di Aceh, Punya Spot Snorkeling dan Lihat Lumba-lumba

Destinasi wisata Aceh

1. Leupung

Leupung, wisata pantai di Aceh.Dok. Shutterstock/ishak mutiara Leupung, wisata pantai di Aceh.

Para penikmat pantai sepetinya akan tertarik datang ke Leupung, yaitu sebuah lokasi wisata yang menyuguhkan pemandangan birunya hamparan laut di kawasan Aceh Besar.

Berdasarkan informasi yang Kompas.com terima, Leupung ini berada sekitar 30 kilometer dri pusat Banda Aceh. 

Selain menikmati pemandangan pantai dari jajaran gazebo, wisatawan juga bisa mencoba makanan khas Aceh yang dijajakan oleh masyarakat lokal, seperti mi aceh dan kopi gayo.

Baca juga: 4 Tips Snorkeling di Pulau Rubiah Aceh, Jangan Lewati Pembatas

2. Lihat lumba-lumba di Sabang

Ilustrasi lumba-lumba.Dok. Shutterstock/GUDKOV ANDREY Ilustrasi lumba-lumba.

Wisatawan yang memilih menyeberang ke Sabang, jangan lewatkan kesempatan untuk melihat lumba-lumba berenang di lautan.

"(Lokasi melihat lumba-lumba) tidak terlalu jauh dari tepi pantai, dan tidak ada waktu khusus untuk melihatnya. Kalau cuaca sedang bagus, lumba-lumba bisanya akan naik (ke permukaan pantai," kata Faisal.

Baca juga: 4 Tips Lihat Lumba-lumba di Sabang Aceh, Datang Pagi Hari

3. Belajar petik Kopi Gayo

Petani kopi di Aceh memetik kopi gayo.Dok. Shutterstock/MIB stockimages Petani kopi di Aceh memetik kopi gayo.

Kopi Gayo merupakan salah satu hasil alam dari tanah Aceh yang sudah dikenal hingga ke mancanegara.

Selain menikmati hangatnya secangkir Kopi Gayo, wisatawan juga bisa belajar cara memetik Kopi Gayo langsung di perkebunan warga.

"Kami kadang juga ajak wisatawan untuk petik Kopi Gayo di kebun," katanya.

Baca juga: Berkunjung ke Desa Wisata Lubuk Sukon Aceh, Bisa Lihat Rumah Panggung

4. Museum tsunami

Museum Tsunami Aceh.Dok. Shutterstock/Fandistico Museum Tsunami Aceh.

Salah satu cara mengenang peristiwa tsunami yang terjadi di Aceh pada 2004 silam, wisatawan bisa mampir ke Museum Tsunami Aceh

Lokasinya ada di Jalan Sultan Iskandar Muda Nomor 3, Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.

Baca juga: Mengenang Tsunami Aceh di Desa Wisata Gampong Ulee Lheue

Di sini wisatawan bisa melihat replika peristiwa saat gelombang tsunami menyapu daerah Aceh pada saat itu.

"Biasanya kalau wisatawan dari Sabang, pada hari terakhir kita ajak ke Museum Tsunami sebelum bertolak ke bandara untuk pulang," ujar Faisal.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

 

5. Wisata gastronomi

Pilihan wisata menyenangkan di Aceh selanjutnya yang bisa dicoba yaitu wisata gastronomi.

Di sini , wisatawan akan diajak ke desa wisata untuk belajar memasak makanan khas Aceh.

"Pada hari pertama biasanya wisatawan makan dulu, lalu hari berikutnya diajarkan cara memasak untuk menu makan siang dan makan malam," katanya.

Baca juga: 7 Kuliner Aceh yang Wajib Dicicipi, dari Sie Itek hingga Ayam Tangkap

Faisal mengatakan, kerjasama dengan pengelola desa wisata untuk wisata gastronomi ini bertujuan agar desa wisata di Aceh bisa lebih dikenal lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com