Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/05/2023, 19:00 WIB
Sania Mashabi,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu di media sosial, beredar video singa putih betina yang berada di Faunaland, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Singa tersebut tampak kurus dan lemas, serta tubuhnya terlihat bergetar dan sering terjatuh.

Terkait hal tersebut, Direktur Operasional Faunaland Adam Makalani Kasali mengatakan, singa yang bernama Thori itu memiliki kondisi cacat lahir yang menyebabkan dia selalu tampak gemetar dan terjatuh beberapa kali.

Baca juga:

"Kami ingin menegaskan bahwa singa sedang dalam perawatan khusus karena cacat bawaan lahir (feline hip dysplasia)," kata Adam, melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (30/5/2023).

Adam mengatakan, keadaan Thori berbeda dari keluarganya yang seluruhnya sehat dan prima.

Ia pun menegaskan, Faunaland memiliki aturan untuk tidak melakukan eutanasia atau mengakhiri hidup satwa-satwa yang cacat. Tempat tersebut juga berprinsip menjadi menjadi tempat perlindungan bagi satwa berkebutuhan khusus.

Adapun satwa yang lahir dalam kondisi cacat di Faunaland, antara lain macan tutul jawa yang hanya memiliki tiga kaki dan burung dengan sayap cacat.

"Semua satwa cacat tersebut kami rawat dengan penuh kasih sayang dan pengobatan yang tidak murah," ujarnya.

Baca juga:

Sayangkan sentimen negatif

Pengunjung berwisata di Faunaland Ancol, Jakarta Utara, Kamis (11/3/2021). Hari libur pada peringatan Isra Miraj dimanfaatkan warga dengan mengunjungi sejumlah tempat wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi.ANTARA FOTO/INDRIANTO EKO SUWARS Pengunjung berwisata di Faunaland Ancol, Jakarta Utara, Kamis (11/3/2021). Hari libur pada peringatan Isra Miraj dimanfaatkan warga dengan mengunjungi sejumlah tempat wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi.

Faunaland, lanjut Adam, juga memiliki tim dokter hewan, zoologist (ahli ilmu hewan), dan perawat yang bertugas memantau kesehatan para satwa.

Oleh karena itu, ia menyayangkan adanya informasi yang memunculkan sentimen negatif di kalangan masyarakat tentang Faunaland dalam mengurus satwa-satwa.

Baca juga: Ancol Kini Buka Sampai Pukul 24.00

Adam pun meminta agar masyarakat tidak terburu-buru membuat kesimpulan berdasarkan informasi yang belum lengkap atau potongan video yang mungkin tidak mencerminkan realitas sebenarnya.

"Faunaland tetap berkomitmen pada misinya dalam pelestarian, pendidikan, dan mendorong rasa empati yang mendalam terhadap satwa liar," jelas dia.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com