BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Jenius

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Kompas.com - 18/04/2024, 13:37 WIB
Hotria Mariana,
Aditya Mulyawan

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com – Libur Lebaran telah tiba. Bagi sebagian orang, momen ini tak hanya dinanti untuk mudik, tapi juga berlibur ke berbagai destinasi wisata, termasuk yang ada di luar negeri.

Hal itu dibuktikan dengan meningkatnya permintaan perjalanan wisata luar negeri, bahkan sebelum Lebaran tiba.

Diwartakan Kontan, Minggu (24/3/2024), sebuah perusahaan penyedia jasa pariwisata menyebut bahwa beberapa negara di Asia, seperti Thailand dan Jepang, serta Eropa Barat menjadi destinasi populer. Selain itu, Singapura menjadi salah satu negara tujuan bagi para penggemar pesiar dari Jakarta.

Secara umum, tren berlibur ke luar negeri telah meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Pada 2023, misalnya, frekuensi wisatawan nasional (wisnas) ke luar negeri mencapai 7,52 juta perjalanan, sebagaimana laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Kamis (1/2/2024). Angka tersebut melonjak drastis hingga 112,26 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Negara-negara yang paling banyak dikunjungi menurut laporan itu di antaranya adalah Singapura, Thailand, Jepang, China, dan Australia.

Lebih dari sekadar bersenang-senang, berlibur ke luar negeri memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai self-reward, melatih kemampuan beradaptasi dan kemandirian, meningkatkan wawasan dan pengetahuan baru sehingga punya perspektif baru dalam kehidupan, dan meningkatkan keterampilan berbahasa asing.

Jadi, tak heran jika banyak orang memilih berlibur ke luar negeri sebagai cara untuk mengisi waktu luang pada libur Lebaran tahun ini.

Persiapan matang

Agar liburan berjalan lancar, banyak hal mesti dipersiapkan dengan baik. Ini bisa dimulai dengan memastikan kamu sudah punya paspor dan visa yang masih berlaku. Selanjutnya, tiket pesawat pulang pergi, akomodasi selama di negara tujuan, serta perbekalan pribadi yang akan dibawa.

Tak kalah penting, kamu juga wajib mempersiapkan uang yang sesuai dengan negara tujuan berlibur.

Penukaran mata uang asing umumnya dilakukan di money changer. Namun, cara ini kerap merepotkan. Selain harus menyisihkan waktu khusus untuk pergi ke sana dan mengantre agar bisa dilayani, kamu juga bakal berhadapan dengan kurs fluktuatif dan kekhawatiran akan risiko membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Membuka rekening valuta asing sebenarnya bisa menjadi alternatif dari menukarkan uang di money changer. Namun, cara ini pun terbilang ribet karena kamu bakal mengorbankan waktu dan tenaga untuk datang ke bank, mengantre, dan berhadapan dengan berbagai prosedur pembukaan rekening valuta asing.

Meskipun sudah menyiapkan mata uang negara tujuan, selalu ada kemungkinan kamu membutuhkan uang tambahan saat berlibur. Hal ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti tergiur mencicipi kuliner yang sedang tren, membeli produk fesyen atau skincare menarik, atau bahkan melakukan pembelian tak terduga.

Ketika situasi itu terjadi, otomatis kamu perlu uang tambahan sehingga harus membelinya lagi, entah di bank, money changer, atau kantor penukaran mata uang resmi setempat.

Namun, karena perbedaan waktu antarnegara, pembelian mata uang asing bisa menjadi rumit. Kamu harus menyesuaikan waktu pembelian dengan jam operasional bank di Indonesia, yang mungkin tidak ideal saat kamu membutuhkan uangnya.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan antisipasi dan memperkirakan kebutuhan mata uang asing dengan cermat sebelum berangkat liburan ke luar negeri.

Untuk penukaran, kamu bisa menggunakan cara yang praktis, yaitu memanfaatkan fitur “Mata Uang Asing” pada aplikasi Jenius.

Di aplikasi bank digital besutan Bank BTPN itu, tersedia sembilan pilihan mata uang asing, yaitu euro, poundsterling Inggris, dollar Singapura, dollar AS, dollar Australia, dollar Hong Kong, baht Thailand, yen Jepang, dan yuan China.

Namun, perlu diingat, transaksi jual beli valas di Jenius tidak bisa dilakukan antarmata uang asing, hanya bisa dengan rupiah.

Penukaran mata uang asing lewat Jenius dapat dilakukan di mana dan kapan pun kamu membutuhkan, 24 jam 7 hari tanpa batasan waktu. Bahkan, saat akhir pekan dan libur nasional. Prosesnya pun bebas biaya dengan setoran awal yang terjangkau. Tak hanya praktis, Jenius juga menawarkan kurs kompetitif yang bisa dicek langsung di aplikasi.

Setelah penukaran mata uang selesai, kamu bisa langsung menggunakan saldo tersebut untuk memenuhi kebutuhan selama berlibur di luar negeri. Caranya mudah, cukup hubungkan saldo mata uang asing yang kamu inginkan ke Kartu Debit Jenius berwarna oranye (m-Card).

Usai terhubung, kamu dapat langsung menggunakan m-Card untuk segala transaksi internasional di merchant yang berlogo Visa, baik online maupun offline, termasuk tarik tunai. Semua transaksi yang dilakukan akan langsung memotong saldo mata uang asing tanpa perlu konversi kurs lagi.

Untuk melakukan penukaran mata uang asing di Jenius pertama kali, kamu harus mengaktifkan mata uang asing yang kamu inginkan di aplikasi. Caranya, buka aplikasi Jenius dan klik ikon "+" di atas kotak “Saldo Aktif”, atau buka halaman "Wealth" dan klik "Aktifkan Mata Uang Asing". Selanjutnya, ikuti tahapan berikut:

  1. Pilih mata uang asing yang kamu inginkan.
  2. Tentukan tujuan pengaktifan dan masukkan jumlah setoran awal.
  3. Setujui pernyataan yang dibutuhkan, lalu klik "Aktifkan".
  4. Jika kamu ingin menambah saldo, klik mata uang asing yang kamu punya di atas kotak “Saldo Aktif”, lalu klik “Beli”.

Yuk, persiapkan liburan #jalan2jenius yang praktis dengan kemudahan penukaran mata uang asing di Jenius selama 24 jam tanpa repot ke money changer.

Aktifkan fitur Mata Uang Asing di Jenius sekarang dan rasakan kemudahannya! Untuk mengetahui informasi selengkapnya, silakan klik tautan ini.

 


Terkini Lainnya

Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Travel Update
787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

Travel Update
4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

Jalan Jalan
Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Travel Update
Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
75.000 Orang Kunjungi Candi Borobudur Saat Peringatan Waisak 2024

75.000 Orang Kunjungi Candi Borobudur Saat Peringatan Waisak 2024

Travel Update
5 Kota Terbaik di Dunia Menurut Indeks Keberlanjutan Destinasi Global

5 Kota Terbaik di Dunia Menurut Indeks Keberlanjutan Destinasi Global

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com