Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

YIA Bandara Internasional Satu-satunya di Jateng-DIY, Diharapkan Ada Rute ke Bangkok

Kompas.com - 04/05/2024, 11:01 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Association Of The Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berharap ada penerbangan langsung dari Bangkok Thailand menuju Yogyakarta International Airport (YIA).

Terlebih, YIA menjadi satu-satunya bandara internasional di DIY Jateng setelah pengurangan bandara internasional di Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt) Asita DIY Edwin Ismadi Himna mengatakan bahwa apabila terdapat penerbangan langsung dari Bangkok Thailand menuju YIA, ini berpotensi mendatangkan wisatawan dari berbagai negara karena Bangkok saat ini menjadi hub wisatawan.

Baca juga: Pemerintah Kota Bangkok Keluarkan Peringatan Panas Ekstrem

“Jadi kita enggak usah berpikir jauh mengambil dari Eropa, mungkin terlalu tinggi kita ambil hub-nya saja yang di Bangkok,” kata Edwin saat dihubungi, Sabtu (4/5/2024).

Selama ini sambung dia, setelah wisatawan asal Eropa selesai mengunjungi Bangkok mereka akan ke Vietnam atau Kuala Lumpur Malaysia.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas.com (@kompascom)

“Nah ini yang kita harus perjuangkan kita fight dengan negara-negara di ASEAN ini bagaimana caranya wisatawan dari Eropa yang transit ke Bangkok kita tarik ke Jogja,” kata dia.

Perjuangkan rute Bangkok - Yogyakarta

Ia menambahkan saat ini sudah ada penerbangan langsung dari Bangkok menuju Bali, bukan tidak mungkin ke depan akan dibuka penerbangan langsung dari Bangkok ke YIA.

“Bangkok dan Bali sudah ada langsung (penerbangan) karena banyak juga wisatawan dari Bangkok ke Bali Jogjanya kapan kalau kita tidak perjuangkan itu,” katanya.

Baca juga: YIA Jadi Satu-satunya Bandara Internasional di DIY-Jateng, Asita Minta Penerbangan Luar Negeri Ditambah

Di sisi lain bagi masyarakat yang akan bepergian ke luar negeri, YIA memiliki aksesibilitas pendukung mulai dari jalan tol sebagai penghubung Jawa Tengah ke DIY dan juga memiliki transportasi publik pendukung lain seperti KRL dari Solo ke Yogyakarta.

Direktur Utama PT KCI, Asdo Artrivianto mengatakan pihaknya siap untuk memberikan layanan kepada masyarakat dari Jawa Tengah yakni Solo yang ke YIA menggunakan KRL.

Ribuan calon penumpang check in di Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Arus balik mulai berdenyut.KOMPAS.COM/DANI JULIUS Ribuan calon penumpang check in di Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Arus balik mulai berdenyut.

“Selama ini sudah kami fasilitasi juga, kita buat relasi kalau warga Solo, Klaten, Delanggu yang akan ke Bandara YIA bisa menggunakan KRL Palur, transit di Jogja nanti bisa pindah ke Kereta Bandara,” kata dia.

Asdo juga mengungkapkan terjadi peningkatan volume pengguna dari tahun ke tahun. Di tahun 2023, Commuter Line Yogya-Solo total 6.453.099 orang, naik 44 persen dari tahun sebelumnya. Penumpang Prameks 882.046 orang, naik 26 persen dari tahun sebelumnya.

Baca juga: YIA Jadi Bandara Internasional Satu-satunya di Jateng dan DIY, Sultan Harap Penerbangan Ditambah

Volume pengguna tahun 2023 Commuter Line Yogya-Solo pada weekday 17.342 orang dan weekend 22.703. Untuk Commuter Line Prameks, pengguna weekday 2.169 orang, pengguna weekend 2.897 orang.

"Melihat juga Yogya sebagai kota pariwisata, pada akhir pekan terlihat kenaikan penumpang," ungkap Asdo.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com