Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kota Batu Cocok untuk Olahraga, Event Sport Tourism Akan Diperbanyak

Kompas.com - 12/05/2024, 17:05 WIB
Nugraha Perdana,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

BATU, KOMPAS.com - Udara yang sejuk membuat Kota Batu, Jawa Timur cocok menjadi daerah untuk aktivitas olahraga.

Setiap akhir pekan seringkali dijumpai masyarakat atau wisatawan yang berjalan santai, lari dan bersepeda.

Berolahraga di Kota Batu terasa menyenangkan sambil menikmati alam pegunungan dan hijau pertanian.

Baca juga: Libur Lebaran 2024, Okupansi Hotel-hotel di Kota Batu Tak Sesuai Harapan

Kawasan Coban Talun dan Bukit Kaliandra di Kecamatan Bumiaji bisa menjadi alternatif wisatawan yang ingin melakukan sport tourism.

Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai bercerita, bagaimana pengalamannya menjajal lari sejauh dua kilometer di kawasan Coban Talun.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

"Saya satu minggu yang lalu, sambil cari keringat, mengikuti Trail Running Batu Runners bersama ratusan pelari lainnya. Itu pengalaman yang luar biasa sekali, alam Kota Batu begitu indah sekali, sehingga ketika lari saya menikmati," ungkap Aries, Minggu (12/5/2024).

Baca juga: Kenaikan Okupansi Hotel di Kota Batu Tidak Signifikan Saat Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Menurutnya, di kawasan Coban Talun memiliki pemandangan alam dengan banyak ditemui flora menarik yang tidak dapat ditemui di tempat lain.

Perlu banyak sport tourism di Kota Batu

Ia berharap, kegiatan event sport tourism atau acara olahraga akan lebih banyak lagi di Kota Batu.

Suasana di Air Terjun Coban Talun, Kota Batu, Minggu (6/1/2019)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Suasana di Air Terjun Coban Talun, Kota Batu, Minggu (6/1/2019)

Dengan begitu, peserta yang datang dari berbagai daerah dan promosi wisata Kota Batu dapat lebih berkembang lagi.

"Event olahraga saya yakin peserta (yang juga wisatawan) yang datang bisa dari berbagai daerah, tentu ini akan bagus untuk ekonomi dan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kota Batu," ujar dia.

Baca juga: Libur Lebaran 2024, Tanaman Sayuran di Kota Batu Diburu Wisatawan

Menurut Aires, event pariwisata, termasuk sport tourism bisa membuat wisatawan mengeluarkan uang, menginap, kuliner, berbelanja.

"Kedepan harus terus ditingkatkan (diperbanyak event sport tourism)," ujar dia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com