Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Sembarangan Ambil Pasir di Pulau Sardinia, Ini Alasannya

Kompas.com - 15/05/2024, 07:06 WIB
Zeta Zahid Yassa,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Sumber BBC,Euronews

KOMPAS.com - Saat mengunjungi pantai, pernah terbesit niat untuk membawa pulang pasir beserta kerikilnya sebagai kenang-kenangan? 

Pulau Sardinia, Italia, kerap menjadi lokasi pengambilan pasir dan kerikil di pantai oleh wisatawan. Pulau ini terkenal akan hamparan pasir putihnya. 

Baca juga: Perjalanan Salatiga-Yogya-Pacitan yang Indah, Menikmati Pesona Pantai Banyu Tibo dan Buyutan

Pengambilan pasir dari pantai-pantai Sardinia bahkan telah menjadi masalah serius yang mengancam ekosistem alam pulau tersebut, dilansir dari Euronews, Selasa (14/5/2024).

Tahun ini, beberapa wisatawan tertangkap basah menyelundupkan pasir, batu, dan peninggalan arkeologis dari Pulau Sardinia. 

Seorang pengunjung asal Perancis, contohnya, mencoba membawa pulang stalagmit dan kerang, sedangkan sebuah keluarga asal Jerman mencoba membawa satu kilogram batu dari dasar laut. 

Tahun 2019, ada pula pasangan asal Perancis yang ditangkap karena menyelundupkan 14 botol plastik berisi pasir dari pulau itu.

Baca juga: Harga Tiket Wisata Pantai di Bantul Terkini, Parangtritis hingga Pandansimo

Ilustrasi Pulau Sardinia di Italia. Dok. Unsplash/Ivan Ragozin Ilustrasi Pulau Sardinia di Italia.

Perbuatan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap undang-undang setempat yang melarang pengambilan pasir, kerikil, batu, atau kerang dari pantai atau laut.

Ilmuwan lingkungan Sardinia, Pierluigi Cocco menuturkan, hanya sebagian kecil wisatawan di Sardinia yang menghabiskan waktu untuk menggali hingga 40 kilogram pasir. 

"Namun jika Anda mengalikan setengah dari jumlah tersebut dengan lima persen dari satu juta wisatawan per tahun, dalam beberapa tahun hal tersebut akan berkontribusi secara signifikan terhadap pengurangan pantai," jelas Cocco, dilansir dari BBC, Selasa (14/5/2024).

Meskipun hanya sebagian kecil dari wisatawan yang melakukan pencurian, tapi jika hal tersebut terus berlanjut, dalam beberapa tahun akan berkontribusi secara signifikan terhadap pengurangan pantai.

Hal ini disebabkan oleh erosi pantai akibat pengambilan pasir secara tidak terkendali.

Baca juga:

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com