Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Museum di Solo untuk Libur Sekolah, Ada Museum Radya Pustaka

Kompas.com - 16/05/2024, 11:38 WIB
Zeta Zahid Yassa,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sejumlah museum di Solo, Jawa Tengah, menjadi tempat yang cocok untuk dikunjungi saat libur sekolah. Dengan koleksi sejarah dan budaya yang kaya, museum ini memberikan pengalaman edukatif sekaligus menarik bagi para pengunjung, terutama anak-anak. 

Dengan berbagai artefak bersejarah, lukisan, dan benda-benda seni tradisional, museum di Solo memungkinkan pengunjung untuk memahami sejarah dan kebudayaan Jawa Tengah secara mendalam.

Baca juga: 9 Wisata Malam di Solo, Kunjungi Saat Mampir

Selain itu, beberapa museum juga menyajikan berbagai kegiatan edukatif, seperti lokakarya kerajinan tangan dan pameran temporer.

Dengan demikian, pengunjung tidak hanya dapat melihat koleksi-koleksi yang menarik, tetapi juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang mendidik.

Berikut merupakan daftar museum di Solo yang cocok dikunjungi pada saat libur sekolah dan cocok menjadi bahan edukasi bagi anak-anak

Museum di Solo untuk liburan sekolah

1. Museum Keraton Surakarta 

Museum Keraton Surakarta Hadiningrat atau Museum Keraton Kasunanan Surakartapariwisatasolo.surakarta.go.id Museum Keraton Surakarta Hadiningrat atau Museum Keraton Kasunanan Surakarta

Keraton Surakarta, yang terletak di Jalan Kamandungan, Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta, merupakan salah satu icon wisata Kota Solo. 

Kompleks Keraton Surakarta memiliki beberapa bagian, salah satunya museum. Di tempat ini, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi peninggalan dari para raja terdahulu, seperti senjata kuno, alat kesenian, kereta kencana, topi kebesaran para raja, dan alat masak abdi dalam.

Dengan lokasinya yang strategis di pusat Kota Solo, Keraton Surakarta juga mudah diakses oleh wisatawan. 

Baca juga: Mengenal Bregada, Prajurit Pengawal Keraton Surakarta

2. Museum Radya Pustaka

Museum Radya PustakaDok.KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka, yang didirikan oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pada 18 Oktober 1890, disebut sebagai museum tertua di Indonesia. 

Museum ini menampilkan berbagai koleksi benda-benda bersejarah, seperti buku kuno, pusaka adat, wayang kulit, dan arca dari zaman kerajaan Hindu-Buddha, dikutip dari laman Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Solo, Rabu (15/5/2024).

Terletak di Jalan Slamet Riyadi, dekat dengan Taman Sriwedari, museum ini buka dari hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 08.30 WIB hingga 13.00 WIB. 

Baca juga: Radya Pustaka di Kota Solo, Museum Tertua Indonesia

3. Museum Keris Solo

Museum Keris SoloDok.surakarta.go.id Museum Keris Solo

Museum Keris Nusantara cocok dikunjungi bila ingin mempelajari lebih dalam tentang keris dan sejarahnya di Tanah Air. 

Pengunjung bisa mengetahui sejarah keris mulai dari corak, jenis, hingga tempat persebarannya. 

Museum Keris Solo terletak di Jalan Bhayangkara Nomor 2, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta. Museum ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 9 Agustus 2017. 

Berdasarkan akun Instagram resmi Museum Keris Nusantara, harga tiket masuknya mulai Rp 10.000 untuk umum dan mulai Rp 20.000 untuk wisatawan mancanegara. Jam operasionalnya dari Selasa sampai Minggu pukul 08.00 WIB-16.00 WIB.

Baca juga: Bentuk Keris Ada yang Berliku dan Lurus, Ternyata Ini Alasannya

4. Museum Pura Mangkunegaran 

Museum Pura MangkunegaranDok.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Museum Pura Mangkunegaran

Museum Pura Mangkunegaran terletak di dalam kompleks Pura Mangkunegaran, sebagaimana dilaporkan Kompas.com, Kamis (16/2/2023).

Museum ini berada di bangunan utama yang disebut Dalem Ageng dan menyimpan koleksi benda-benda bersejarah milik Pura Mangkunegaran sejak tahun 1926. Dikelola oleh Pariwisata Mangkunegaran, museum ini dibuka untuk umum sejak tahun 1968.

Setiap pengunjung akan mendapat pemandu yang akan membawa mereka mengelilingi bangunan utama, seperti Pendopo Ageng, Pringgitan, Dalem Ageng, Keputren, dan Pracimoyoso. 

Di dalam museum, pengunjung dapat melihat beragam koleksi mulai dari perhiasan milik raja dan permaisuri, senjata seperti pedang, keris, tombak, hingga perlengkapan berburu. 

Baca juga: 15 Museum di Solo, Ada yang Tertua di Indonesia Usianya 133 Tahun

5. Monumen Pers Nasional

Monumen Pers Nasional di Kota Solo, Jawa Tengah. Monumen Pers Nasional di Kota Solo, Jawa Tengah.

Monumen Pers Nasional menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung yang ingin memahami sejarah perkembangan pers di Indonesia. Museum ini menjadi saksi bisu perjalanan panjang pers di Tanah Air. 

Museum ini menampilkan beragam benda bersejarah terkait pers, mulai dari koran dan majalah kuno hingga koleksi barang seperti mesin ketik, pemancar radio, kamera, serta memorabilia tokoh-tokoh wartawan nasional.

Di lantai dua museum, terdapat perpustakaan dengan ribuan koleksi buku, mulai dari sastra hingga referensi. 

Monumen Pers Nasional berlokasi di Jalan Gajahmada Nomor 59, Timuran, Kecamatan Banjarsari. 

Baca juga: 5 Tempat Belanja Oleh-oleh di Solo, Jawa Tengah, Awas Kalap

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com