Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Portal New York-Dublin Ditutup, Banyak Kejadian Tidak Senonoh

Kompas.com - 19/05/2024, 09:09 WIB
Zeta Zahid Yassa,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

Sumber CNN Travel

KOMPAS.com - Dua portal publik yang baru-baru ini diresmikan antara Dublin, Irlandia dan New York, Amerika Serikat, ditutup sementara setelah beroperasi bahkan kurang dari satu minggu 

Bangunan tersebut, yang dikenal sebagai "The Portals," memungkinkan orang-orang dari jarak jauh untuk berinteraksi secara langsung melalui sambungan video setiap harinya.

Sayangnya, perilaku tidak pantas dari beberapa orang telah mendorong penutupan sementara portal tersebut. 

Baca juga: 10 Kota Terkaya di Dunia Tahun 2024, New York Peringkat Pertama

Melansir CNN Travel, Jumat (17/05/2024) video di media sosial menunjukkan orang-orang menunjukkan bagian tubuh pribadi mereka di depan portal, sehingga bisa dilihat orang di tempat lain.

Produsen portal tersebut, Portals.org, sedang mencari solusi teknis untuk mengatasi perilaku tidak pantas ini. Namun demikian, hal ini belum terwujud dalam waktu cepat.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Dewan Kota Dublin berencana untuk mematikan siaran langsung pada pukul 22.00 waktu setempat dan berharap untuk dapat menyalakan lagi portal tersebut akhir pekan ini. 

Sementara itu, penyelenggara di New York juga telah mengambil langkah-langkah keamanan, termasuk penghalang untuk mencegah orang mendekati.

Portal untuk menghubungkan dunia

Sebagai info, proyek portal ini bertujuan untuk memperluas koneksi global dan mendekatkan orang-orang dari berbagai tempat seluruh dunia.

Walikota Dublin, Daithí de Róiste menyatakan, proyek ini merupakan langkah untuk membuat kota menjadi lebih inklusif dan mendekatkan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya dan sosial. 

Baca juga: Kekaguman Turis AS dengan Stasiun dan KRL di Jakarta, Sebut Beda Jauh dengan Subway New York

"Saya akan mendorong warga Dublin dan pengunjung ke Kota untuk datang dan berinteraksi dengan portal ini dan menyampaikan sambutan dan kebaikan Irlandia ke kota-kota di seluruh dunia," demikian pernyataan de Róiste pada tanggal 8 Mei 2024.

Ia juga berharap agar proyek ini dapat menjadi bagian dari acara yang diselenggarakan bertepatan dengan penetapan Dublin sebagai Ibu Kota Pariwisata Cerdas Uni Eropa tahun 2024.

Meskipun demikian, penutupan sementara ini tidak mengurangi semangat para pencipta dan penyelenggara proyek untuk terus menjalankan inisiatif ini. 

Baca juga: New York Kembalikan 30 Artefak yang Dijarah ke Indonesia dan Kamboja

Mereka tetap berkomitmen untuk mencari solusi agar portal-portal ini dapat kembali beroperasi segera..

Portal ini merupakan salah satu contoh inovasi teknologi yang bertujuan untuk memperluas konektivitas antar komunitas global. 

Meskipun mengalami kendala awal, diharapkan bahwa proyek ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua kota tersebut serta menjadi contoh bagi proyek serupa di masa depan.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com