Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Kompas.com - 20/05/2024, 07:07 WIB
Bayu Apriliano,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

PURWOREJO, KOMPAS.com - Suara kayuhan sepeda menuruni bukit dan teriakan semangat para pebalap menggema di kawasan Borobudur Highland, Purworejo, Jawa Tengah.

Ajang BOB Downhill 2024, yang digelar pada 18-19 Mei 2024, sukses menarik perhatian para pencinta downhill dan wisatawan yang ingin menikmati perpaduan adrenalin dan panorama alam yang memukau.

Lebih dari 147 pebalap dari berbagai daerah di Indonesia menunjukkan kemampuan mereka menaklukkan trek downhill sepanjang 1,2 kilometer (km) dengan waktu tempuh rata-rata 2,5 menit.

Baca juga: Ada Perayaan Waisak 2024, Jam Kunjungan Wisata Candi Borobudur Berubah

Event tahun ini diikuti 147 pebalap dari 62 kota/kabupaten di 11 provinsi, yakni Bali, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Batam, Yogyakarta, DKI Jakarta, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Riau.

Kecepatan dan ketangkasan mereka diuji di tengah turunan dan tikungan tajam yang menantang, mengantarkan mereka menuju garis finish untuk meraih kemenangan.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

"Sport tourism seperti ini menjadi salah satu penggerak wisatawan," ujar Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Hariyono Minggu (19/5/2024) usai kegiatan.

Ia menekankan bahwa event seperti BOB Downhill 2024 mampu mendatangkan ratusan orang, tidak hanya para pebalap, tetapi juga tim pendukung, keluarga, dan wisatawan yang ingin menyaksikan keseruan perlombaan.

Ajang promosi Zona Otorita Borobudur

Lebih dari sekadar kompetisi, BOB Downhill 2024 juga menjadi ajang promosi Zona Otorita BOB dan potensi wisata di sekitarnya.

Peserta dan pengunjung berkesempatan menjelajahi keindahan alam Borobudur Highland, sekaligus mencicipi kuliner dan produk UMKM lokal dari 5 desa di sekitar lokasi perlombaan, yaitu Cacaban Kidul, Pekacangan, Medono, Jati, dan Cacaban Kidul.

Wisatawan menonton BOB Downhill 2024 di De Loano Glamping dengan layar lebar. KOMPAS.COM/BAYUAPRILIANO Wisatawan menonton BOB Downhill 2024 di De Loano Glamping dengan layar lebar.

"Selain melibatkan UMKM lokal, event ini juga menghadirkan produk-produk dari Binaan Kemenkumham," kata Agustin Peranginangin, Direktur Utama BOB.

BOB Downhill menunjukkan komitmen BOB dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan Borobudur Highland.

BOB Downhill 2024 telah sukses menjadi magnet bagi para pecinta olahraga dan wisata. Perpaduan adrenalin, pemandangan alam yang indah, dan keramahan masyarakat lokal menjadi daya tarik yang tak terlupakan.

Baca juga: 43 Biksu Thudong Tiba di Candi Borobudur Lusa, Berikut Acara Penyambutannya

Diharapkan event ini dapat terus diadakan dan berkembang di tahun-tahun mendatang, membawa semakin banyak wisatawan untuk menikmati pesona Borobudur Highland dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.

"Semoga ke depannya event ini bisa menjadi sport tourism yang bisa menjadi rujukan bagi para wisatawan daerah dan mancanegara," kata Agustin.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com