Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Kompas.com - 20/05/2024, 12:38 WIB
Zeta Zahid Yassa,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

Sumber Metro

KOMPAS.com - Seorang pria asal Inggris berusia 21 tahun telah diamankan pihak berwenang karena diduga memberikan ulasan palsu bintang satu untuk restoran di Thailand

Pria bernama Alexander itu nekat melakukannya sebagai balas dendam setelah dilarang masuk ke restoran karena suatu alasan.

Diketahui bahwa Alexander meminta bantuan teman-temannya untuk membanjiri restoran dengan ulasan negatif.

Baca juga: Resep Kari Udang Khas Thailand, Kuahnya Gurih dan Kental

Akibat ulahnya, peringkat restoran itu tersebut turun drastis dari yang semula 4,8 menjadi 3,1 (skala 5 bintang). 

Pemilik restoran akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Kantor Polisi Sakhu setelah merasa bahwa ulasan palsu tersebut telah merusak keuangan dan reputasi bisnisnya.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Pada tanggal 9 Mei 2024, pihak berwenang akhirnya berhasil menangkap Alexander di apartemennya di Bangkok atas tuduhan memasukkan data komputer palsu yang kemungkinan besar dapat menyebabkan kerugian bagi masyarakat umum. 

Mayor Polisi Jomparit Kaewreung dari Divisi Pemberantasan Kejahatan menyatakan bahwa tersangka telah diserahkan kepada petugas investigasi Kantor Polisi Sakhu untuk proses hukum lebih lanjut. 

Meskipun demikian, Alexander membantah tuduhan yang dialamatkan padanya selama proses interogasi.

Baca juga: Kera Tergemuk di Thailand Mati karena Sering Diberi Permen dan Minuman Manis

Saat ini, Alexander telah dibawa kembali ke Kantor Polisi Sakhu di Phuket untuk menjalani proses pengadilan. 

Perlu dicatat bahwa kasus serupa pernah terjadi pada bulan Oktober 2020 saat seorang turis Amerika ditahan dan didakwa berdasarkan undang-undang anti-pencemaran nama baik setelah memberikan ulasan negatif tentang sebuah hotel di Phuket.

Ilustrasi Thailand. Thailand akan meminta pelancong asing wajib menunjukkan bukti telah divaksinasi Covid-19 penuh sebelum terbang ke Thailand.WIKIMEDIA COMMONS/CEPHOTO, UWE ARANAS Ilustrasi Thailand. Thailand akan meminta pelancong asing wajib menunjukkan bukti telah divaksinasi Covid-19 penuh sebelum terbang ke Thailand.

Kasus ini menunjukkan bahwa Thailand memiliki undang-undang yang ketat terkait pencemaran nama baik dan penyalahgunaan media sosial. 

Meskipun merupakan salah satu negara terkaya di dunia, Thailand tetap konsisten dalam menegakkan hukum-hukum kuno yang melarang kebebasan berbicara.

Baca juga: 3 Bulan Lagi, Penerbangan Langsung Thailand-Yogyakarta Akan Dibuka

Hal ini memperlihatkan bahwa tindakan seperti memberikan ulasan palsu dapat memiliki konsekuensi hukum yang serius di negara tersebut.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com