Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia pada April 2024 Capai 1,07 Juta

Kompas.com - 10/06/2024, 19:03 WIB
Suci Wulandari Putri Chaniago,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada April 2024 mencapai 1,07 juta (1.066.960). Angka ini terpantau positif mengalami peningkatan dari bulan lalu maupun periode yang sama pada 2023.

“Jika dibandingkan dengan April tahun lalu, itu (jumlah kunjungan wisman) tumbuh 23.23 persen,” kata Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam program The Weekly Brief with Sandi Uno, di gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (10/6/2024).

Baca juga: Turis Digigit Monyet Saat Berkunjung ke Monkey Forest Ubud, Mengaku Suntik Antirabies Rp 97 Juta

Lebih lanjut disampaikan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistika (BPS) yang dirilis pada 3 Juni 2024, capaian kunjungan wisman pada April 2024 meningkat 2,41 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada Maret 2024.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas.com (@kompascom)

“Secara total kita sudah mendapatkan 4.098,710 kunjungan, atau tumbuh sekitar 24,85 persen dibanding periode yang sama(dengan capaian kunjungan tahun 2024) 3,28 juta,” katanya.

Negara penyumbang turis asing terbanyak

Adapun lima negara teratas penyumbang wisman ke Indonesia yakni Malaysia (15,99 persen), Australia (11,99 persen), China (8,06 persen), Singapura (7,61 persen), dan Timur Leste (5,80 persen).

Kata Nia, sebagian besar wisman masuk ke Indonesia melalui pintu udara. Pertama, paling banyak masuk lewat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali dengan pertumbuhan kunjungan sebesar 28,92 persen.

Baca juga: Konser All-4-One Digelar 23 Juni, Targetkan 30 Persen Turis Asing

Sementara kunjungan terbanyak kedua masuk lewat pintu udara Bandara Internasional Soekarno Hatta, dengan persentase pertumbuhan sebesar 38,31 persen.

Sebagai informasi, dikutip dari Kompas.com (6/2/2024) Kemenparekraf menargetkan jumlah kunjungan wisman sepanjang 2024 sebanyak 14,3 juta.

Optimistis kunjungan turis asing tembus 17 juta

Bahkan, Kemenparekraf optimistis target tersebut bisa dilampaui hingga 17 juta kunjungan sepanjang 2024.

“Saya optimistis (melewati angka 14 juta menuju 17 juta kunjungan wisman), karena tingkat pemulihan tahun ini sudah 90 persen,” kata Deputi Bidang Pemasaran, Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini dalam program The Weekly Brief with Sandi Uno, Senin (5/2/2024).

Ilustrasi wisatawan mancanegara di Ubud, Bali.Dok. Shutterstock/ChameleonsEye Ilustrasi wisatawan mancanegara di Ubud, Bali.

Adapun upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisman yaitu mendorong aspek konektivitas, yang sebagian besar masuk melalui pintu udara.

Kita perlu membuka makin banyak point jalur internasional dan bandara. Kemudian juga pesawat dari luar negeri maupun dari Indonesia, bisa dibuka seluas-luasnya," katanya.

Baca juga: Penerbangan Langsung Busan-Bali Diharapkan Bisa Gaet Turis Korea

Kedua, aspek lainnya yang perlu diperhatikan yaitu kualitas destinasi wisata. Kata Made, penting untuk memastikan destinasi aman, nyaman, dan bersih, supaya menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Ini penting sekali untuk kita terapkan karena persaingan semakin ketat, jadi keamanan, kenyamanan, kebersihan, dan kesehatan itu untuk semua destinasi dan produk kita," tutur Made.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pengalaman Menginap di Vila di Ubud Bali, Lokasinya di Tengah Sawah

Pengalaman Menginap di Vila di Ubud Bali, Lokasinya di Tengah Sawah

Hotel Story
Pelita Air Terbang dari Balikpapan ke Yogyakarta PP, Tarif Rp 1 Jutaan

Pelita Air Terbang dari Balikpapan ke Yogyakarta PP, Tarif Rp 1 Jutaan

Travel Update
Pendakian Puncak Sarah Klopo di Mojokerto via Kedungudi, Ini Estimasi Waktunya

Pendakian Puncak Sarah Klopo di Mojokerto via Kedungudi, Ini Estimasi Waktunya

Jalan Jalan
Bandara Soekarno-Hatta Jadi yang Paling Sibuk di Indonesia Saat Libur Idul Adha

Bandara Soekarno-Hatta Jadi yang Paling Sibuk di Indonesia Saat Libur Idul Adha

Travel Update
Wisata di Bromo Tengger Semeru Tutup mulai 21 Juni, Ada Yadnya Kasada

Wisata di Bromo Tengger Semeru Tutup mulai 21 Juni, Ada Yadnya Kasada

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Hawai Waterpark, Wisata Keluarga di Malang

Harga Tiket dan Jam Buka Hawai Waterpark, Wisata Keluarga di Malang

Travel Update
Harga Tiket Masuk di Emastri Park Batuah

Harga Tiket Masuk di Emastri Park Batuah

Jalan Jalan
Cara Menuju ke Emastri Park Batuah, 45 Menit dari Samarinda

Cara Menuju ke Emastri Park Batuah, 45 Menit dari Samarinda

Jalan Jalan
Harga Tiket dan Jam Buka Pendakian Puncak Sarah Klopo di Mojokerto

Harga Tiket dan Jam Buka Pendakian Puncak Sarah Klopo di Mojokerto

Travel Update
Aktivitas Bermain Anak di Emastri Park Batuah yang Populer

Aktivitas Bermain Anak di Emastri Park Batuah yang Populer

Jalan Jalan
Pendakian Puncak Sarah Klopo yang Lagi Viral di Mojokerto

Pendakian Puncak Sarah Klopo yang Lagi Viral di Mojokerto

Jalan Jalan
Serunya Penginapan Keluarga di Emastri Park Batuah

Serunya Penginapan Keluarga di Emastri Park Batuah

Jalan Jalan
Rute Mudah ke Infinity Pool Soko Langit Wonogiri, Jangan Ikut Google Maps

Rute Mudah ke Infinity Pool Soko Langit Wonogiri, Jangan Ikut Google Maps

Travel Tips
Emastri Park Batuah, Tempat Rekreasi Keluarga di Kutai Kartanegara

Emastri Park Batuah, Tempat Rekreasi Keluarga di Kutai Kartanegara

Jalan Jalan
Villa Tenang by Nakula di Kuta Bali, Menginap Sambil Barbekyu Gratis

Villa Tenang by Nakula di Kuta Bali, Menginap Sambil Barbekyu Gratis

Hotel Story
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com