Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berbuka Puasa di Tempat Kuliner Serpong

Kompas.com - 13/07/2013, 12:49 WIB
SELAMA beberapa tahun terakhir, Serpong, Tangerang Selatan, terus berkembang dan telah menjelma menjadi salah satu ”surga” kuliner di pinggiran Jakarta. Pesatnya perkembangan permukiman di kawasan seperti Serpong dan Pamulang membuat usaha restoran atau warung makan menjamur.

Tidak hanya menawarkan aneka makanan dengan cita rasa berbeda, suasana yang diciptakan pun memiliki ciri khas tersendiri. Tiga kawasan emas kuliner Serpong, yaitu kawasan Alam Sutera, Gading Serpong, dan Bumi Serpong Damai, menjadi pilihan favorit keluarga untuk berbuka puasa selama Ramadhan ini.

Restoran bukan hanya terdapat di pusat perbelanjaan, seperti Pasar Modern BSD, Mal Teras Kota, dan Living World Alam Sutera, melainkan juga banyak terdapat di pinggir jalan utama di kota itu. Lihatlah misalnya di sepanjang Jalan Victor atau Buaran dan Jalan Raya Serpong, mulai dari Taman Tekno hingga Alam Sutera.

Di sepanjang jalan itu, beragam restoran menawarkan aneka masakan yang menggugah selera dengan penyajian suasana berbeda, seperti Remaja Kuring, Pecel Madiun, Raja Kepiting, Telaga Seafood, Pondok Kemangi, dan Gado-Gado Boplo.

Jika ingin berbuka puasa di kawasan Alam Sutera, cobalah ke pusat kuliner Flavor Bliss di Jalan Alam Sutera Boulevard, Serpong. Dari sekian banyak pilihan tempat makan di kawasan itu, cobalah Warung Rawit.

Bau harum khas acar sayur tercium dari gurami acar. Rasa manis, asam, dan gurih dari kemiri bisa membuat lidah ingin segera mencicipi masakan ini. Penampilan menu ini semakin menarik karena kuah warna kuning dari kunyit yang dimasak bersama gurami goreng.

Sebagai pemanis dan penambah selera makan, ikan gurami itu diberi hiasan sayur acar terdiri dari potongan mentimun, wortel, dan cabai besar.

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO Semur tahu dan telor.
Nikmati juga sajian kakap asam pedas. Sesuai namanya, kuah menu ini berwarna kemerahan, rasanya asam dan pedas sedikit manis. Aroma wangi tercium dari asap yang mengepul tipis saat masakan datang karena menunya berani bermain dengan bawang putih.

Yang tidak suka dengan asam dan pedas, nikmati semangkok sup ikan kakap sayur asin. Potongan jahe membuat sup ini terasa segar dan hangat.

Menu ayam

Tidak suka ikan? Pesanlah menu ayam pandan. Daging ayam yang sudah dibumbui digoreng bersama daun pandan.

Sebagai pelengkap makanan ini, nikmatilah es campur batok kelapa. Es campur ini dimasukkan dalam separuh batok kelapa dengan daging kelapa melekat di batoknya. Sebagai pemanis rasa dan tampilan, es ditambah susu kental manis, sirup merah, dan buah cerry.

Jika ingin merasakan kesejukan selepas puasa dan kepanasan di tengah keriuhan kota, ada restoran yang menawarkan keteduhan dengan balutan tradisi Nusantara. Sesuai namanya, Restoran Taman Sejuk menawarkan kesejukan dan kekhasan sajiannya.

Restoran ini terletak di Jalan Rawabuntu, sekitar 150 meter dari gerbang Perumahan De Latinos BSD atau sekitar 400 meter dari Stasiun Rawabuntu ke arah Taman Tekno. Saat masuk ke restoran ini, gerbang masuknya yang unik terlihat mencolok. Ada berbagai ornamen terpasang, campuran dari berbagai budaya Nusantara.

Ornamen ala Bali, Sunda, dan Jawa terlihat di sejumlah tempat. Iringan lagu berirama Sunda dan gending Jawa terdengar mengalun saat melewati pintu gerbang masuk ke dalam gazebo atau saung restoran. Suasana restoran itu terasa begitu sejuk diteduhi rimbunnya pohon-pohon berukuran besar.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
5 Tempat Wisata Hits dan Instagramable di Cianjur

5 Tempat Wisata Hits dan Instagramable di Cianjur

Jalan Jalan
10 Bandara Tersibuk di Dunia 2023, Banyak di AS

10 Bandara Tersibuk di Dunia 2023, Banyak di AS

Travel Update
4 Cara Rawat Tenda Setelah Dipakai 'Camping' agar Tidak Cepat Rusak

4 Cara Rawat Tenda Setelah Dipakai "Camping" agar Tidak Cepat Rusak

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com