Senin, 15 September 2014

/ Travel

Tips Menuju Pantai Lovina

Rabu, 15 Juni 2011 | 12:30 WIB

Berita Terkait

KOMPAS.com - Pantai Lovina di Buleleng, Bali, menawarkan pengalaman melihat lumba-lumba di alam bebas bagi wisatawan. Kawasan ini masih didominasi oleh wisatawan asing. Wisatawan domestik yang berkunjung umumnya adalah wisatawan yang datang melalui jalur darat yaitu masuk ke Bali lewat Gilimanuk. Karena jarak antara Gilimanuk ke Pantai Lovina kurang dari satu jam.

Sementara, wisatawan domestik lewat jalur udara harus turun di satu-satunya bandara di Bali yaitu Bandara Ngurah Rai. Bandara Ngurah Rai dan Pantai Lovina ibarat dari ujung selatan ke ujung utara Bali. Jaraknya bisa lebih dari 120 km. Perlu waktu tempuh sekitar nyaris tiga jam. Seringkali waktu tempuh yang lama ini menjadi kendala wisatawan domestik untuk mampir ke Pantai Lovina. Walau begitu, hal tersebut tidak bisa menjadi alasan untuk menikmati panorama Pantai Lovina di kala matahari terbit. Rekomendasi terbaik untuk benar-benar menikmati Pantai Lovina adalah dengan menginap minimal semalam di area ini. Karena, tur lumba-lumba sebagai aktraksi wisata utama Pantai Lovina dilakukan pada pagi hari.

Sewa Mobil Jika Anda tiba di Bali melalui jalur udara atau menginap di area Kuta, ada beberapa pilihan transportasi yang bisa Anda pilih. Pilihan paling nyaman tentu saja dengan menyewa mobil lengkap dengan supirnya selama dua hari. Tenang saja, beberapa penginapan di desa-desa seputar Pantai Lovina menyediakan kamar gratis untuk sopir.

Shuttle atau Angkutan Umum Untuk mencapai Pantai Lovina, Anda juga bisa naik shuttle atau mobil yang mengantar jemput dari Kuta ke beberapa destinasi wisata lainnya di Bali. Beberapa operator shuttle banyak bertebaran di seputaran penginapan di Kuta. Coba saja cek di sekitar Pantai Kuta. Mobil ini berangkat pada jam-jam tertentu. Biaya sekali jalan sekitar Rp 120.000 sampai Rp 150.000. Anda ingin sedikit berpetualang? Naik saja angkutan umum. Pertama-tama, Anda harus naik bemo di Pasar Kuta tujuan Terminal Tegal, Denpasar. Di Terminal Tegal lanjutkan perjalanan ke Terminal Ubung. Nah, di Terminal Ubung, Anda tinggal naik bus tujuan Lovina. Total uang yang Anda keluarkan sekitar Rp 50.000 jika menggunakan angkutan umum.

Penginapan Resor, hotel berbintang tiga, hotel melati, sampai homestay. Anda tingga menyesuaikan bujet saat memilih penginapan. Jika bujet Anda tipis, salah satu desa, yaitu Desa Kalibukbuk berjamur beragam homestay dan hotel melati. Ada pula hotel melati yang memiliki fasilitas kolam renang. Sementara homestay atau rumah yang dijadikan penginapan, biasanya kamar sederhana dengan kipas angin. Harga penginapan mulai dari 70 ribu per malam. Jika Anda tak yakin dengan kamar yang akan Anda tempati, minta saja pada pengelola penginapan untuk terlebih dahulu menunjukan kamar tidur dan kamar mandi yang akan Anda pakai.

Makan Ada beragam pilihan warung makan, restoran tepi pantai, hingga kafe-kafe pinggir jalan. Pilihan menu pun beragam. Dari masakan tradisional Bali, menu Indonesia, sampai kuliner Barat seperti makanan Italia. Harganya pun relatif terjangkau dan rata-rata memasang harga yang lebih murah dibanding harga menu yang sama di daerah selatan Bali seperti Kuta. Anda harus mencoba masakan yang menggunakan bahan laut karena langsung diambil dari laut alias terjamin kesegarannya. Beragam olahan bahan laut bisa Anda temukan. Mulai dari ikan bakar sampai. Coba juga wine Hatten. Ladang anggur wine Hatten tersebut berada di Buleleng. Di beberapa kafe seputar Pantai Lovina, wine Hatten dijual per gelas.

Aktivitas Tentu saja tak lengkap datang ke Pantai Lovina tanpa mengikuti dolphin tour. Di Desa Kalibukbuk, ada banyak jukung atau perahu tradisional khas Bali yang disewakan. Setiap perahu memuat 4-5 orang. Uniknya, walau banyak operator tur lumba-lumba di Desa Kalibukbuk, namun mereka menerapkan harga yang sama yaitu Rp 60.000. Kelar tur lumba-lumba, aktivitas seru lainnya adalah snorkeling. Sewa peralatan snorkeling juga dikenakan Rp 60.000. Aktivitas wisata bahari lainnya adalah memancing. Berenang pun bisa menjadi pilihan. Arus Pantai Lovina yang tenang aman untuk anak-anak yang ingin berenang. Malam hari, Anda bisa nongkrong di kafe. Beberapa kafe menampilkan pertunjukan musik.

Tur Selain Pantai Lovina, Anda juga bisa berkunjung ke obyek-obyek wisata tenar lainnya di kawasan Buleleng. Misalnya pemandian air panas di Desa Banjar atau air terjun Air Gitgit.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Ni Luh Made Pertiwi F
Editor : I Made Asdhiana