Kompas.com - 09/04/2015, 13:00 WIB
Ketua tim Ekspedisi Cincin Api Kompas, Ahmad Arif berada di lereng Gunung Barujari yang terletak di kaldera Gunung Rinjani (3.726 mdpl), Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (30/9/2011). Gunung Barujari (2.376 mdpl) merupakan gunung baru yang muncul di kaldera karena adanya aktivitas vulkanik dan disebut sebagai zona inti Gunung Rinjani. Gunung baru terakhir meletus 2009 dan menciptakan kawah baru di sisi timur. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYATKetua tim Ekspedisi Cincin Api Kompas, Ahmad Arif berada di lereng Gunung Barujari yang terletak di kaldera Gunung Rinjani (3.726 mdpl), Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (30/9/2011). Gunung Barujari (2.376 mdpl) merupakan gunung baru yang muncul di kaldera karena adanya aktivitas vulkanik dan disebut sebagai zona inti Gunung Rinjani. Gunung baru terakhir meletus 2009 dan menciptakan kawah baru di sisi timur.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

MATARAM, KOMPAS.com -
Bagaimana rasanya bersepeda di tengah keindahan alam Nusa Tenggara Barat (NTB)? Ajang bersepeda "Tambora Bike" akan membuktikan nikmatnya bersepeda di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, dua pulau besar NTB.

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi sempat menjamu para peserta "Tambora Bike" di Pendopo Gubernur NTB, Mataram, NTB, Rabu (8/4/2015) malam. "Saya undang Anda gowes di Lombok, tidak akan membosankan. Bisa ke Sembalun, di lereng Gunung Rinjani. Pemandangannya indah," kata Zainul saat memberikan kata sambutan, Rabu (8/4/2015).

Eksotisme alam NTB ternyata bukan hanya ada di Pulau Lombok. Selain pemandangan indah di Pulau Lombok, Zainul mengatakan bahwa para pesepeda jangan sampai melewatkan pesona padang sabana yang indah di Doro Ncanga yang berada di kaki Gunung Tambora. Gunung ini berada di Pulau Sumbawa.

Peserta "Tambora Bike" dijadwalkan akan menjalani etape tiga (etape terakhir) yaitu Desa Pidang - Doro Ncanga dan menginap di Doro Ncanga pada Sabtu (11/4/2015). "Nanti di Doro Ncanga, peserta dapat mencoba susu kuda liar, madu sumbawa, dan lain-lain yang menarik," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa event "Tambora Menyapa Dunia" dalam rangka memperingati dua abad meletusnya Gunung Tambora adalah salah satu "titik" masuk bagi semua pihak untuk membuka kekayaan dan potensi Sumbawa yang luar biasa.

Ajang "Tambora Bike" merupakan perjalanan bersepeda sejauh 409 kilometer dari Kota Mataram (Lombok) menuju Doro Ncanga di kaki Gunung Tambora (Sumbawa). Kegiatan bersepeda akan berlangsung pada 9-11 April 2015. Etape 1 berlangsung dari Mataram - Desa Utan, Etape 2 Desa Utan - Desa Pidang, dan Etape 3 Desa Pidang - Doro Ncanga.

Selain "Tambora Bike", bagian dari kegaitan "Tambora Challenge" yang diadakan Harian Kompas juga termasuk Trans-Sumbawa 200 dan Trail Sumbawa. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati dua abad letusan Gunung Tambora.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.