Senin, 24 November 2014

News / Travel

Jelajah Sepeda Sambil Menato Tangan

Kamis, 20 September 2012 | 06:10 WIB

Berita Terkait

SUMBAWA, KOMPAS.com — Bagi Agus Salim, Jelajah Sepeda Bali-Komodo adalah kegiatan istimewa. Apalagi, sebagai pencinta sepeda, ini pengalaman pertamanya bersepeda dengan jarak jauh, pun melewati lima pulau.

Karyawan Elextindo ini sudah bergabung di Kompas Gramedia Cyclist (KGC). Setiap kali Kompas mengadakan jelajah sepeda, dia ingin ikut. Namun, setelah empat kegiatan jelajah sepeda, baru kali ini dia bisa ikut.

"Ini juga pengalaman pertama saya bersepeda jarak jauh. Bahkan, ini pertama kalinya saya lama meninggalkan keluarga. Tapi, semua itu terbayar oleh jelajah sepeda. Memuaskan," katanya.

Saking istimewanya, Agus Salim sampai sengaja tak menutup tangannya biar hitam. Baginya, itu akan menjadi penanda dan kenang-kenangan jelajah sepeda.

Bahkan, lelaki berambut gondrong ini ingin bereksperimen menato tangannya dengan sengatan matahari. Maka, dia tempeli kedua tangannya dengan koyo yang berbentuk tulisan "Bali Komodo". Kata "Bali" terdapat di tangan kanannya, dan kata "Komodo" ada di tangan kirinya.

"Besok, setelah sampai Komodo baru saya buka. Nantinya, diharapkan ada tulisan belang frase 'Bali-Komodo' di tangan saya," harap Agus.

Tak hanya itu. Dia juga berkaul akan berhenti merokok sesampainya di Komodo, destinasi akhir jelajah sepeda.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Hery Prasetyo
Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo