Seribuan Lumba-lumba Melompat dan Menari-nari...

Kompas.com - 01/04/2010, 15:43 WIB
Editorhertanto

DENPASAR, KOMPAS.com - Bagi anda yang bosan melihat lumba-lumba di dalam aquarium raksasa atau di kolam pertunjukkan, mungkin wisata ini dapat menjadi alternatif liburan panjang akhir pekan ini. Wisata yang menghadirkan sensasi dan pengalaman luar biasa ini hanya dapat anda temui di Pulau Dewata Bali.

Wisata yang ditawarkan Bali Hai Cruises ini akan mengajak anda ke sebuah perairan di sebelah selatan Bali, tempat berkumpulnya ratusan hingga ribuan lumba-lumba jenis paruh panjang atau yang lebih dikenal dengan spinner dolphin.

Untuk mencapai tempat tersebut, anda harus berangkat pagi hari sekitar pukul 07.30 WITA dari Pelabuhan Benoa, Bali dengan menggunakan speed boat.

Dengan kecepatan 80 kilometer per jam, speed boat dengan nama Ocean Rafting ini akan membuat jantung anda berdetak cukup kencang, karena di tengah perjalanan Ocean Rafting akan menerjang gelombang dan melompat di udara. Namun, anda jangan khawatir terhadap keselamatan anda, karena sang kapten kapal sangat berpengalaman dan mengetahui kondisi laut.

Setelah menyusuri perairan Nusa Dua selama 30 menit, sebuah pemandangan menakjubkan dapat anda saksikan di depan mata. Sekitar seribu lumba-lumba berenang, menari, dan melompat-lompat di sekeliling anda. Agar dapat lebih mendekat, kapten kapal pun mematikan mesin Ocean Rafting dan berjalan pelan-pelan ke arah hewan mamalia berwarna hitam dan abu-abu tersebut.

Setelah posisi speed boat tepat berada di tengah-tengah mereka, anda pun diberi kesempatan untuk mengabadikan momen luar biasa tersebut menggunakan kamera foto atau video.

“Ini luar biasa! Sungguh menakjubkan. Benar-benar pengalaman spesial dapat melihat lumba-lumba secara langsung di habitatnya,” ujar Ares, wisatawan asal Swiss.

Anda diberi kesempatan selama satu jam untuk dapat melihat tingkah laku lumba-lumba yang berukuran 2,5 meter tersebut. Lumba-lumba spinner merupakan jenis hewan yang bersahabat dan suka melompat dan memutar di udara sebanyak tujuh kali, sehingga disebut spinner. Lumba-lumba ini selalu datang berkumpul dan migrasi pada pagi hari dari Samudera Hindia menuju Laut Bali.

Setelah puas menyaksikan atraksi natural lumba-lumba di tengah laut, sang kapten Ocean Rafting pun mengajak anda balik kembali ke Pelabuhan Benoa.

“Jika biasanya melihat lumba-lumba harus ke pantai Lovina Buleleng, kini anda tak usah jauh-jauh kesana karena di perairan Nusa Dua pun ada yang lebih menakjubkan,” ujar I Wayan Juliatmaja, Senior Sales Excecutive Bali Hai Cruises.

Untuk dapat menikmati wisata lumba-lumba ini anda mungkin harus merogoh kocek cukup dalam, yakni 60 dollar AS per orang atau sekitar Rp 540.000. Namun harga tersebut tentunya sebanding dengan petualangan menakjubkan yang dapat anda nikmati selama kurang lebih dua jam.

So, Bali ternyata tidak cuma Pantai Kuta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X