Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rasa Unik Menu Vegetarian ala India

Kompas.com - 03/04/2013, 08:25 WIB
Ni Luh Made Pertiwi F

Penulis

KOMPAS.com – Jika menyebut restoran berkonsep prasmanan, salah satu restoran yang direkomendasikan pecinta kuliner di Jakarta bisa jadi restoran Satoo yang berada di Shangri-La Hotel Jakarta. Ya, Satoo terkenal dengan hidangan barat, Indonesia, Thailand, bahkan sampai India.

Belum lagi, aneka station hidangan manis dan jamu yang khas Indonesia. Jadinya, Satoo pun identik dengan restoran yang dikunjungi di waktu sarapan, makan siang, dan makan malam, dengan konsep prasmanan makan sepuasnya.

Nah, baru-baru ini, Satoo memiliki "saudara" tepatnya Satoo Garden. Sesuai namanya, restoran yang menempel dengan Satoo, memberikan suasana semi luar ruangan. Dengan langit-langit yang tinggi dilengkapi kipas angin.

Lalu di satu sisi, tak diberi sekat sehingga memberikan pemandangan langsung ke area taman dan kolam renang. Kursi-kursi anyaman dengan bantal empuk. Di sisi ujung, meja bar lengkap dengan aneka minuman. Sekilas, jika tak memperhatikan gedung pencakar langit di kejauhan, suasana seperti di cafe terbuka kawasan Legian, Bali.

Bagaimana dengan makanannya? Di sini, menu yang disajikan bukan prasmanan melainkan satuan atau a la carte. Tamu bisa memilih hidangan barat, Indonesia, hingga Chinese dan hidangan Asia lainnya. Hanya saja bersiap-siaplah dengan porsinya yang lumayan besar. Coba saja menu Chicken Schnitzel.

Dada ayam dibalur dengan tepung roti dan ditumis dalam mentega. Sebagai pelengkap adalah irisan lemon, kentang goreng, dan saus mayonnaise. Jangan kaget melihat porsi dari Chicken Schnitzel ini, bisa disantap untuk tiga orang jika Anda termasuk pemakan porsi sedikit.

Jangan lupa sebelum memasuki hidangan utama, nikmati sup hangat seperti sup jamur yang diberi minyak truffle. Aroma truffle sejenis jamur mahal, selintasan tercium menggoda. Jika Anda suka sensasi menyegarkan bisa pilih menu sup tomat dengan rasa asam menghentak.

Menu vegetarian

Nah, uniknya, di Satoo Garden juga menyediakan menu-menu vegetarian. Semua menu tak menggunakan daging. Namun tetap memakai bahan susu seperti keju, tetapi tidak ada penggunaaan telur.

Beberapa menu berasal dari India. Nuansa kari dengan rempah kuat hadir dalam menu-menu tersebut. Salah satunya adalah Paneer Makani. Lauk utamanya adalah keju india yang dimasak dalam saus tomat seperti sup dan tambahan kacang mede.

Menu ini cocok jika Anda tak terlalu suka dengan hidangan kari berempah. Sebagai karbohidrat tersedia nasi India yang harum dan roti India. Rasa keju India yang tak terlalu asin, lebih cenderung polos sangat cocok beradu dengan saus tomat yang dimasak seperti sup dengan rasa asam yang kuat.

Lalu santap dengan nasi dan roti India, rasa unik gabungan harumnya nasi dengan selintasan rempah roti berpadu dengan keju dan tomat. Selain menu India, ada pula menu vegetarian dari Thailand maupun aneka pasta dari Italia tanpa menggunakan daging.

Ikuti twitter Kompas Travel di @KompasTravel

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Hotel Accor Meriahkan Java Jazz 2024 dengan Kuliner dan Hiburan

Travel Update
787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

787.900 Turis China Kunjungi Indonesia pada 2023, Sebagian ke Labuan Bajo

Travel Update
4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

4 Aktivitas yang bisa Dilakukan di Hutan Kota Babakan Siliwangi

Jalan Jalan
Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Sempat Tutup karena Longsor, Kali Udal Gumuk di Magelang Buka Lagi

Travel Update
Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Hutan Kota Babakan Siliwangi : Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
75.000 Orang Kunjungi Candi Borobudur Saat Peringatan Waisak 2024

75.000 Orang Kunjungi Candi Borobudur Saat Peringatan Waisak 2024

Travel Update
5 Kota Terbaik di Dunia Menurut Indeks Keberlanjutan Destinasi Global

5 Kota Terbaik di Dunia Menurut Indeks Keberlanjutan Destinasi Global

Travel Update
Pengembangan Kawasan Parapuar di Labuan Bajo Terus Diperkuat Penguatan Konten Budaya Manggarai

Pengembangan Kawasan Parapuar di Labuan Bajo Terus Diperkuat Penguatan Konten Budaya Manggarai

Travel Update
Ada Rencana Penerbangan Langsung Rusia-Bali pada Musim Libur 2024

Ada Rencana Penerbangan Langsung Rusia-Bali pada Musim Libur 2024

Travel Update
Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia Peringkat Ke-22 di Dunia

Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia Peringkat Ke-22 di Dunia

Travel Update
DIY Ketambahan 25 Warisan Budaya Tak Benda, Pokdarwis Digandeng Ikut Lestarikan

DIY Ketambahan 25 Warisan Budaya Tak Benda, Pokdarwis Digandeng Ikut Lestarikan

Travel Update
Long Weekend Waisak Jumlah Penumpang Kereta Api di Yogya Naik 41 Persen

Long Weekend Waisak Jumlah Penumpang Kereta Api di Yogya Naik 41 Persen

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com