Kompas.com - 13/03/2015, 14:12 WIB
EditorI Made Asdhiana
MANADO, KOMPAS — Pelaku usaha pariwisata di Sulawesi Utara meminta pemerintah provinsi membentuk badan otorita Bunaken, sebagai wadah pengelolaan dan penyelamatan taman nasional laut Bunaken yang tumpang tindih sejumlah instansi. Pengelolaan tumpang tindih membuat taman laut Bunaken kotor dan tidak terurus.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan pelaku usaha hotel, restoran, dan agen perjalanan di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Kamis (12/3/2015).

Pertemuan itu mencari solusi peningkatan arus wisata ke Manado. Gubernur Sulawesi Utara SH Sarundajang mengatakan, pembentukan badan otorita merupakan hal penting untuk mencegah saling klaim pengelolaan.

”Sudah lama saya impikan Bunaken dikelola secara otorita,” katanya. (zal)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.