Kompas.com - 04/01/2016, 15:44 WIB
Petambang memikul belerang seberat lebih dari 70 kilogram. Mereka harus menempuh jarak sejauh 3 kilometer dari kawah Gunung Ijen menuju Pos Paltuding di kawasan Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Masyarakat sekitar Gunung Ijen kini sudah mengantisipasi gejala bencana dari kawah tersebut. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPetambang memikul belerang seberat lebih dari 70 kilogram. Mereka harus menempuh jarak sejauh 3 kilometer dari kawah Gunung Ijen menuju Pos Paltuding di kawasan Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Masyarakat sekitar Gunung Ijen kini sudah mengantisipasi gejala bencana dari kawah tersebut.
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi terpilih 2016-2021 Abdullah Azwar Anas menghabiskan libur tahun baru dengan berwisata ke Gunung Ijen dan Pantai Bangsring sambil menggali masukan dari wisatawan untuk pengembangan obyek wisata di daerah itu.

Saat dihubungi di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (3/1/2016), Anas menjelaskan meskipun bersama keluarga, ia memanfaatkan liburan itu untuk berdiskusi dengan wisatawan yang datang dari berbagai daerah.

"Dari diskusi itu, sejumlah wisatawan memberi kritik konstruktif. Masukan-masukan itulah yang akan kami gunakan untuk perbaikan dan pengembangan pariwisata Banyuwangi," kata Anas yang bersama pasangannya Yusuf Widyatmoko meraih 88,96 persen suara pada Pilkada Banyuwangi 9 Desember 2015.

Dia mencontohkan ada masukan soal penambahan fasilitas toilet di kaki Gunung Ijen, meskipun sebenarnya pemerintah daerah sudah membangun infrastruktur air bersih.

"Namun, karena saking banyaknya wisatawan, menjadi terbatas. Ada antrean lama," katanya.

Saat libur tahun baru, wisatawan di Gunung Ijen memang melonjak pesat sekitar 400 persen. Biasanya, pada hari biasa ada sekitar 600-700 wisatawan, saat liburan melonjak hingga sekitar 4.000 wisatawan.

Terhadap masukan-masukan itu, Anas menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat untuk pengembangan destinasi wisata, terutama karena sejumlah aset destinasi dimiliki pemerintah pusat maupun BUMN.

KOMPAS/SIWI YUNITA CAHYANINGRUM Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur, kini menjadi tujuan wisata surfing baru. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperkenalkan pantai tersebut lewat kompetisi surfing internasional, Jumat (23/5/2014).
Seperti Gunung Ijen, katanya, yang pengelolaannya oleh pemerintah pusat melalui BKSDA, namun akses infrastrukturnya dibangun oleh pemerintah daerah.

"Contohnya lagi di Pantai Boom Banyuwangi, itu kan asetnya milik BUMN. Kami cari cara bagaimana biar berkembang. Tahap awal bersama-sama antara pemda dan BUMN membangun taman, amphitheatre, dan pojok kuliner. Kemudian setahun lalu kami diskusi, dan kini di sana sudah mulai dibangun marina atau dermaga kapal pesiar. Marina itu akan jadi ikon baru dalam dua tahun ke depan," katanya.

Setelah dari Gunung Ijen, Anas menuju ke Pantai Bangsring yang mempunyai rumah apung dengan beragam fasilitas, mulai keramba penyelamatan ikan hiu, snorkeling, dan sejumlah wahana permainan air.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.