Kompas.com - 17/02/2016, 14:19 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Tongkoi yang matang, kulitnya berwarna hijau dan jika terlalu matang warnanya berubah menjadi agak kecokelatan.

Ketika dibuka, aroma durian langsung menyengat. Daging dan biji buahnya mirip seperti durian, tapi isinya hanya 2-6 buah.

Lukmana membeli buah-buah hutan itu dari warga Buntok, Barito Selatan atau sekitar 190 kilometer arah timur laut dari Palangkaraya. Per kilogram kapul putih dan kapul kuning dijual dengan harga Rp 35.000.

Siwaw atau rambutan hutan dijual Rp 25.000 per kilogram dan tongkoi dijual Rp 25.000-Rp 50.000 per butir. “Biasanya musim buah hutan ini sampai Maret,” ujar Lukmana.

KOMPAS/MEGANDIKA WICAKSONO Buah-buahan khas Kalimantan Tengah.
Tambi Kila (54), salah satu pembeli buah hutan mengatakan, buah-buah itu mengingatkan pada masa kecilnya saat berada di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Saat itu, bersama teman-temannya di kampung, Tambi Kila sering mencari buah-buahan itu di hutan.  “Buah ini sudah jarang ditemukan. Saya beli ini buat obat rindu kampung,” kata Tambi Kila.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.