Kamis, 18 Desember 2014

/ Nasional

Pilot Boleh Minum Alkohol, Asal...

Jumat, 10 Februari 2012 | 19:52 WIB

Berita Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Keselamatan dan Lingkungan Indonesia National Air Carrier Association (INACA), Novianto Herupratomo, mengatakan, pilot bisa mengonsumsi minuman beralkohol asalkan memenuhi ketentuan yang ada.

"Kita bicara soal peraturan, kalau dikatakan apakah boleh minum, menurut saya boleh, alkohol yang paling jelas boleh karena peraturannya ada. Tetapi ada pembatasan," ujar Novianto, di Jakarta, Jumat (10/2/2012).

Batasannya adalah konsumsi alkohol diperbolehkan jika dilakukan minimal 8 jam sebelum keberangkatan. Bahkan aturan waktu minimum ini bisa berbeda di setiap maskapai.

"Di beberapa maskapai atau maskapai-maskapai anggota INACA tentunya tidak menerapkan semua aturan itu minimum," tambah dia yang masih aktif juga sebagai pilot.

Novianto mencontohkan, di maskapai Garuda Indonesia, batasan waktu minimum itu bahkan 12 jam. Lebih dari batasan waktu minimum aturan umum.

Selain batasan waktu konsumsi, kadar alkohol di dalam darah ataupun urin juga diatur. Ia menyebutkan, kalau di dalam darah atau urin terdapat 0,04 persen alkohol, pilot sudah tidak boleh lagi untuk terbang.

"Kalau tahu dia masih mempunyai gejala pusing atau segala macam berarti dia nggak boleh terbang," pungkas Novianto.

Untuk diketahui saja, belakangan ini industri penerbangan nasional sedang disorot menyusul tertangkap tangannya seorang pilot maskapai Lion Air ketika mengonsumsi narkoba.

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melakukan penangkapan terhadap seorang pilot Lion Air, SS, di Hotel Garden Palace, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (4/2/2012) pukul 03.30 WIB.

SS ditangkap di kamar 2109 dengan barang bukti berupa bong berisi sabu 0,04 gram. Dari hasil tes urin diketahui SS positif menggunakan sabu. Belum lama ini, pilot Lion Air juga tertangkap menggunakan narkoba di Makassar.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Ester Meryana
Editor : Benny N Joewono