Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Tepat Menuju Lombok dan Sumbawa

Kompas.com - 13/02/2012, 11:44 WIB
Yunanto Wiji Utomo

Penulis

KOMPAS.com - Setelah Bali, banyak orang mulai tergila-gila dengan Lombok dan Sumbawa. Keduanya menjadi surga bagi mereka yang memburu gelombang laut untuk memuaskan hasrat berselancar. Senggigi, Kuta, Gili Terawangan mampu menyihir wisman untuk datang dan kembali lagi ke Lombok. Sementara tak kalah menariknya, Sumbawa memiliki Maluk dan Kanawa.

Bagi yang belum pernah ke Lombok dan Sumbawa, urusan transportasi dan akomodasi menjadi hal yang memusingkan. Masalahnya, semua pasti ingin mendapatkan berwisata dengan uang yang seminim mungkin serta efisien dalam hal waktu. Salah perhitungan, bisa jadi uang banyak melayang tanpa banyak obyek wisata yang dikunjungi.

Tersedia beragam moda transportasi ke Lombok dan Sumbawa, ada jalur darat dengan bus serta jalur udara dengan pesawat. Baik tujuan akhir Lombok maupun Sumbawa, langkah pertama, Anda harus menempuh perjalanan dari kota asal menuju Lombok terlebih dahulu sebelum akhirnya ke wilayah lain.

Sebagian orang berpikir bahwa naik bus lebih efektif dan hemat. Tapi ternyata tidak. Jika naik bus dari Jakarta misalnya, biayanya mencapai Rp 400.000 dan waktu tempuhnya bisa dua hari! Sangat tidak efektif. Bila berasal dari kota-kota yang jaraknya jauh dari Lombok, lebih baik menggunakan pesawat.

Biaya pesawat dari Jakarta ke Lombok adalah sekitar Rp 700.000 dengan waktu tempuh hanya 1,5 jam. Anda akan mendarat di Bandara Internasional Lombok di Kabupaten Lombok Tengah yang baru diresmikan pada Oktober 2011. Dari sini, Anda tinggal memutuskan apakah Lombok menjadi tujuan akhir atau masih akan melanjutkan ke Sumbawa.

Bila masih melanjutkan ke Sumbawa, perjalanan harus ditempuh lewat darat dan laut dengan menggunakan bus, travel atau mobil sewaan. Jika memilih bus, Anda tinggal naik Damri dari Bandara Lombok menuju Mataram dengan biaya Rp 15.000 kemudian lanjut dengan Damri trayek Mataram - Sumbawa dengan biaya Rp 65.000.

Sementara, bila menggunakan travel, Anda akan membayar biaya Rp 70.000 dari Mataram ke Sumbawa. Untuk mobil sewa, biayanya adalah Rp 250.000 per hari. Waktu tempuh Mataram-Sumbawa baik memakai bus, travel dan mobil adalah sekitar 3-4 jam. Anda juga harus menyeberangi Selat Alas menggunakan feri, yakni laut yang memisahkan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Sampai di tempat tujuan, giliran mencari penginapan. Di Lombok, pilihan penginapan yang paling beragam ada di sekitar Pantai Senggigi. Biayanya bervariasi. Untuk hotel melati, ada yang hanya Rp 50.000 semalam sementara hotel berbintang mulai Rp 200.000 tergantung jenis kamar dan lokasi yang dipilih.

Di Sumbawa, sudah ada beberapa hotel di sekitar Pantai Maluk. Memilih hotel di dekat pantai paling tepat sebab wisata di Sumbawa tak jauh dari wisata bahari. Biaya penginapan di wilayah tersebut mulai dari Rp 100.000. Untuk hotel yang lebih baik fasilitasnya, biayanya sekitar Rp 250.000 per malam.

Soal transportasi lokal, Lombok sudah cukup maju. Sudah ada 4 perusahaan armada taksi yang bisa dipilih. Keliling Lombok pun lebih mudah. Sementara, di Sumbawa, transportasi masih sedikit sulit. Sewa mobil adalah alternatif terbaik. Bisa juga menggunakan sepeda.

Sebisa mungkin, rencanakan semua destinasi wisata yang hendak dituju sehingga tak membuang waktu. Di Lombok, Anda yang tertarik untuk berselancar atau diving bisa ke Senggigi, Kuta atau Gili Trawangan. Kalau Anda ingin melihat kehidupan suku Sasak, datanglah ke Desa Sade yang letaknya tak jauh dari Bandara Internasional Lombok. Sementara di Sumbawa bisa ke Pantai Maluk, Jelengah, Benete dan wilayah Kanawa. Selamat berwisata!

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

Ketua PHRI Sebut Perkembangan MICE di IKN Masih Butuh Waktu Lama

Travel Update
Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

Astindo Nilai Pariwisata di Daerah Masih Terkendala Bahasa Asing

Travel Update
Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

Kereta Api Lodaya Gunakan Kereta Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation Mulai 1 Mei 2024

Travel Update
Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

Deal With Ascott 2024 Digelar Hari Ini, Ada Lebih dari 60 Properti Hotel

Travel Update
4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

4 Tempat Wisata Indoor di Kota Malang, Alternatif Berlibur Saat Hujan

Jalan Jalan
3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

3 Penginapan di Rumpin Bogor, Dekat Wisata Favorit Keluarga

Hotel Story
Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Pendakian Rinjani 3 Hari 2 Malam via Sembalun – Torean, Perjuangan Menggapai Atap NTB

Jalan Jalan
Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Rekomendasi 5 Waterpark di Tangerang, Harga mulai Rp 20.000

Jalan Jalan
Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Tips Pilih Kursi dan Cara Hindari Mual di Pesawat

Travel Tips
4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

4 Playground di Tangerang, Bisa Pilih Indoor atau Outdoor

Jalan Jalan
Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Tradisi Syawalan di Klaten, Silaturahmi Sekaligus Melestarikan Budaya dan Tradisi

Jalan Jalan
Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Aktivitas Seru di World of Wonders Tangerang, Bisa Nonton 4D

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Cara ke Pasar Senen Naik KRL dan Transjakarta, buat yang Mau Thrifting

Travel Tips
8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Travel Tips
Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Harga Tiket Candi Borobudur April 2024 dan Cara Belinya

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com