Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Tips Kemah, dari Barang Wajib DIbawa hingga Cegah Badan Capek

Kompas.com - 26/04/2024, 10:33 WIB
Alma Erin Mentari

Penulis

KOMPAS.com - Pernahkah kamu merasa bosan dengan liburan yang itu-itu saja? Jika ya, mungkin saatnya kamu untuk mencoba sesuatu yang berbeda, seperti berkemah di alam terbuka!

Berkemah di alam terbuka, di gunung, bukit, atau pantai, menawarkan pengalaman liburan yang jauh berbeda. Kamu bisa menikmati keindahan alam yang masih alami, merasakan udara segar, dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Bagi kamu yang baru pertama kali ingin mencoba berkemah, jangan khawatir! Ada beberapa tips untuk membantumu dalam mendapatkan pengalaman berkemah terasa nyaman dan menyenangkan. 

Baca juga:

1. Cek kualitas matras

Salah satu barang bawaan yang wajib dibawa saat berkemah adalah matras. Gunakan dan cek kualitas matras untuk kemah.

Presiden British Chiropractors Association (BCA) Catherine Quinn dalam laman Express menyarankan untuk menggunakan matras berkualitas untuk melindungi punggung dari permukaan yang keras.

2. Pasang tenda dan alas tidur

Tidur di permukaan yang keras memang berpotensi menyebabkan masalah pada punggung.

Oleh karena itu, saat berkemah, penting untuk memastikan tenda, alas tidur, dan perlengkapan lainnya dipasang dengan benar untuk menunjang kenyamanan dan kehangatan Anda.

3. Bersihkan area camping dari benda keras

Sebelum mendirikan tenda, luangkan waktu untuk membersihkan area camping dari batu besar, tongkat, atau benda keras lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan tidur Anda.

Pastikan permukaan tanah rata dan bebas dari benda-benda yang dapat menonjol dan menusuk punggung.

4. Posisi Tidur yang Tepat

Bagi para pemula yang mungkin belum terbiasa tidur di tenda, penting untuk memperhatikan posisi tidur yang tepat agar terhindar dari rasa sakit di leher dan punggung.

Salah satunya, posisi tidur telentang dengan bantal. Posisi ini ideal untuk menjaga kesejajaran tulang belakang. Gunakan bantal untuk menopang leher dan kepala Anda.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com