Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Cara Rawat Tenda Setelah Dipakai "Camping" agar Tidak Cepat Rusak

Kompas.com - 18/04/2024, 07:04 WIB
Nuril Laili Azizah

Penulis

Sumber rei.com

KOMPAS.com - Berkemah adalah aktivitas di alam yang seru untuk dilakukan bersama teman-teman.

Setelah camping di gunung atau laut, pastikan untuk membersihkan dan merawat kembali perlengkapan yang dimiliki, terutama tenda.

Pastikan dibersihkan dan disimpan di tempat kering agar tidak tumbuh jamur dan cepat rusak.

Baca juga: 5 Tips Camping di Merbabu 360 Kabupaten Semarang, Datang Sore

Simak cara merawat tenda setelah dipakai camping agar tidak cepat rusak berikut ini.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

 

1. Keringkan tenda dengan menyeluruh setelah perjalanan

Atur di dalam ruangan atau tempat di halaman rumah yang teduh untuk mengeringkan tenda keseluruhan.

Jika tidak ada tempat, bisa dikeringkan dengan cara digantung.

Baca juga: 5 Tips Kemah di Dbunder View Bogor, Bawa Barang Secukupnya

2. Pastikan benar-benar kering sebelum disimpan

Kain lembap menimbulkan jamur, menyebabkan bau tidak sedap, dan merusak lapisan tahan air poliuretan.

Seiring waktu kelembapan dapat memecah lapisan secara kimia. Oleh karena itu, pastikan benar-benar kering semua bagian tenda sebelum disimpan.

Baca juga: Tips Kemah di Lembah Pinus Bogor, Naik Kendaraan Pribadi

3. Simpan di tempat sejuk dan kering

Simpan tenda di tempat yang sejuk dan kering, jangan bungkus dengan tas untuk penyimpanan jangka panjang.

Jika mempunyai sarung bantal yang sudah usang, bisa digunakan sebagai kantong penyimpanan tenda atau tas jala.

Baca juga: 8 Tips Camping di Soekapi Camp Bogor agar Liburan Menyenangkan

4. Hindari menyimpan di tempat lembap

Jangan simpan tenda di tempat lembap dan panas seperti bagasi mobil, gudang bawah tanah, atau di bawah loteng.

Simpan tenda di rak terbuka dengan kantong plastik tertutup.

Baca juga: 5 Tips Camping di Taman Denbukit Bali, Siapkan Diri dan Mental

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas.com (@kompascom)

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com