Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

JAB Fest Kombinasikan Seni dan Literasi, Dipercaya Dongkrak Wisatawan Minat Khusus di DIY

Kompas.com - 30/04/2024, 15:32 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Jogja Art dan Book Festival (JAB Fest) kombinasikan berbagai bidang seni pada satu event. Event yang akan digelar pada 1 sampai 14 Mei 2024 ini bakal digelar di Kampoeng Mataraman, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ketua Program JAB Fest 2024 Dodo Hartoko mengatakan pada event JAB Fest 2024 kali ini akan mengkombinasikan bidang seni rupa, musik, dan juga literasi.

Sejumlah nama dari kalangan penulis, musisi, dan perupa akan memeriahkan event ini, seperti Leila S Chudori, Eko Nugroho, Afrizal Malna, Silampukau, Saut Situmorang, St Sunardi, dan Erizal.

Baca juga: Viral, Peziarah Makam Raja Imogiri Ditarik Tarif Rp 500.000, Keraton Yogyakarta Buka Suara

"JAB Fest tahun ini kami usung delapan program untuk pertemukan seni dengan literasi. Ada 8 program seperti diskusi buku, performance lecture, berbincang, seniman bicara, pameran seni rupa, The Sound of Poetry, penulis bercerita, juga bazar buku," bebernya, Selasa (30/4/2024).

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Menurut Dodo, event ini sekaligus sebagai bentuk keberpihakan Yogyakarta kepada seni dan literasi yang dihidupi serta digerakkan oleh masyarakat dan juga komunitas.

"Bisa turur menggerakkan sektor wisata minat khusus," ucap dia.

Dalam event ini, para penulis, musisi, juga seniman akan diberi ruang membahas karyanya dari masa ke masa.

Baca juga: Museum Benteng Vredeburg di Yogyakarta Akan Buka Kembali Juni 2024

Dodo mencontohkan, penulis Leila S Chudori dengan bukunya yang berjudul Laut Berbicara akan dihadirkan dan akan berdialog dengan pengunjung terkait karyanya itu yang telah dicetak 67 kali.

Ia melanjutkan, dalam pameran buku kurang-lebih terdapat 20 ribu judul buku dari penerbit besar, hingga indie yang turut berpartisipasi.

Dalam pameran dan bazar buku, Dodo mengatakan sedikitnya ada 20 ribu judul buku dari penerbit indie dan penerbit besar yang berpartisipasi. Selain itu dalam event ini juga akan melibatkan 60 musisi.

Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta Dian Laksmi Pratiwi menambahkan bahwa event ini merupakan upaya untut mengangkat wajah budaya Yogyakarta dalam bentuk seni dan literasi.

Baca juga: Aroma-aroma Unik yang Terinspirasi dari Kota Yogyakarta hingga Bali

"Event selama 14 haru kami berharap kunjungan membeludak terutama dari penggemar buku dari berbagai daerah," pungkasnya.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com